• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

TNI Dorong Pemerintah Desa Lahirkan Qanun Kelestarian Alam

19 September
21:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Takengon: Banyaknya masyarakat di Kecamatan Celala yang berkebun sere wangi dan memproduksi secara tradisional menjadi salah satu factor lahan pertanian masyarakat tidak banyak memiliki tanaman tahunan.

Danramil 06/Silih Nara Kapten Inf. Iwan Mulyawan menyampaikan, perlu upaya atau langkah untuk melestarikan alam dan menjaga lingkungan tetap rindang dengan pepohonan.

Maka, TNI mulai dari desa dan Pemerintah Kecamatan, mendorong setiap daerah memiliki Qanun desa atau Peraturan desa tentang kelestarian alam dan lingkungan.

Qanun tersebut dapat saja memuat tentang aturan masyarakat harus menanam tanaman keras untuk menyumbang oksigen dan melestarikan alam.

“Untuk pelestarian alam. Setiap (masyarakat) yang menanam sere disitu, kan kerjaannya motongi kayu untuk bahan bakar sere. Kalau udah di potongi kayu, untuk bakar sere. Otomatis kan enggak lestari gunungnya. Maka kami dorong untuk bikin qanun kampong yang bunyinya apabila ada warga menanam sere harus menanam tanaman keras di sekitar itu,” ujar Danramil 06/Silih Nara Kapten Inf. Iwan Mulyawan, Kamis (19/9/2019). Baca Sukamara Hampir Tidak Pernah Alami Karhutla

Ditambahkan Danramil 06/Silih Nara Kapten Inf. Iwan Mulyawan, usulan pembuatan qanun kampong tentang kelestarian alam dan lingkungan telah disampaikan ke Pemerintah Kecamatan Celala untuk segera ditindaklanjuti.

Jika usulan tersebut mendapatkan respon positif. Maka Kecamatan Celala diyakini dapat menjadi Kecamatan dengan kepedulian alam dan lingkungan.

“Karena jarang kayu lagi, karena ranting sedikit dibakar orang untuk itu tadi, bahan bakar pembuatan sere. Kalau ada (qanun) kan ada upaya pencegahan (gundul hutan).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00