• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Aksi Tolak Tambang di Gayo Mengganas

16 September
10:36 2019
2 Votes (3.5)

KBRN, Takengon : Ratusan massa di Takengon kembali tuntut penolakan rencana tambang oleh PT Linge Mineral Research (LMR) Senin jelang siang (16/9). Massa aksi kali ini mulai mengganas. Jumlah massa yang tergabung juga bertambah capai ribuan.

Mereka mulai berdemonstran di simpang lima kota Takengon dan dilanjutkan ke gedung DPR setempat. Ratusan massa yang itu terdiri dari OKP, Ormas, mahasiswa, masyarakat di lingkungan rencana penambangan hingga sejumlah warga kabupaten tetangga, Bener Meriah. Aksi mereka juga dirangkai dengan teatrikal, drama kolosal dan pembacaan puisi.

Salah seorang aktivis lingkungan Satria Darmawan dalam orasinya menuntut eksekutif dan legislatif Aceh Tengah segera bersurat ke pemerintah Aceh untuk melanjutkan moratorium tambang karena dianggap akan merusak lingkungan hingga mengakibatkan kepunahan kopi Gayo yang menjadi urat nadi masyarakat di wilayah tengah Aceh saat ini.

Satria Cs sepakat tolak tambang. Aksi terus dilakukan hingga tuntutan diakomodir. Pihaknya juga akan mengerahkan massa dalam jumlah besar pada aksi selanjutnya jika permintaan tolak tambang tak digubris.

Penolakan terhadap rencana tambang oleh PT LMR berlandas pada kenyakinan para aktivis akan membawa dampak buruk bagi lingkungan. 

Penolakan itu mencuat ke publik sejak 4 April 2019 setelah diumumkan rencana penambangan dan pengolahan bijih emas dmp di Proyek Abong, berlokasi di Lumut, Owaq, dan Penarun, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Besaran rencana kegiatan sekitar 9.684 Ha dengan target produksi maksimal 800 ribu ton/tahun.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00