• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Menkumkam Yasonna; Warga Binaan di LP SDM Yang Terabaikan

17 August
16:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Takengon : Menkumham RI, Yasonna Laoly akui jumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Indonesia melebihi kapasitas.

Pemerintah katanya, juga menaruh perhatian serius dari persoalan itu. kondisi tersebut pula dianggap sumber segala masalah, bahkan terkadang menjadi alasan pembenar terhadap terjadinya penyimpangan di LP.

Perihal itu tercermin dari banyak isu miring yang bermunculan, seperti dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalahgunaan ponsel dan pungutan liar. 

Untuk itu, Yasonna meminta agar jajaran dibawahnya komit menjalankan program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakat.

Program ini pula dianggap sesuai dengan tema perayaan HUT RI Ke 74, yaitu SDM Unggul, Indonesia Maju.

Yasonna  meminta agar revitalisasi pemberdayaan kemasyarakatan harus mampu menyentuh program pembinaan untuk menjadikan warga binaan yang berkualitas dan terampil, sehingga napi mandiri dan mampu memberikan kontribusi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mendukung dan meningkatkan perekonomian nasional.

Yasonna menilai, warga binaan di LP merupakan SDM terabaikan. Padahal menurutnya, banyaknya jumlah warga binaan menjadi modal utama dalam pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas SDM yang dapat bergerak secara massa dari sektor ekonomi kreatif.

“Over kapasitas itu coba dipandang dari sudut lain, warga binaan itu SDM yang terabaikan, maka coba kita kembangkan menjadi SDM unggul,” katanya di teks pidato yang dibacakan Bupati Aceh Tengah dalam upacara HUT RI ke-74 di Rutan Kelas II B Takengon, Sabtu (17/8).

Kepada jajaran, Yasonna juga diminta untuk meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Ia juga meminta agar pembinaan kepribadian dan kemandirian harus dijadikan sebagai tolak ukur kesuksesan petugas dalam mengantarkan warga binaan di LP menjadi manusia yang taat dan mandiri.

LP menurutnya, harus ditransformasi menjadi institusi yang mampu menyiapkan masyarakat tangguh, berketerampilan, dan memiliki produktifitas tinggi, siap berkompetisi dalam persaingan global terutama melalui lapas.

Yasonna berpendapat, jika pemanfaatan SDM di lapas ini dapat dikelola dengan baik, paradigma miring masyarakat terhadap LP akan berubah menjadi lembaga pranata sosial yang membangun.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00