• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Gayo-Alas Gelar Diskusi Ilmiah Arah Pengembangan Ekonomi Aceh

9 August
18:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Redelong: Daerah Gayo-Alas yang meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara memiliki potensi terbesar di sektor kopi dan palawija.

Hal itu disampaikan Bupati Bener Meriah Sarkawi saat memberikan sambutan dalam pembukaan diskusi Ilmiah terkait arah pengembangan ekonomi Aceh yang berlangsung di Aula Setdakab Bener Meriah, Jum’at (9/8/2019).

Ia menjelaskan, dari sekitar 60 ribuan ekspor kopi skala nasional ke mancanegara 95 persennya berasal dari dataran tinggi Gayo.

“Jadi dataran tinggi Gayo ini termasuk salah satu penghasil devisa bagi Indonesia, problemnya kita masih belum dapat insentif yang cukup dari pusat untuk kopi, yang terbanyak insentif diberikan untuk jagung, sawit, karet dan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan, kopi masih dikenakan pajak sebanyak 10 persen dibandingkan dengan penghasilan sawit dan lainnya yang sudah tidak dikenakan pajak.

Dijabarkan, Kopi di daerah tersebut masih menemui kendala baik di hulu dan hilir sehingga perlu dilakukan tindakan yang tepat untuk meningkatkan produksi.

Perkebunan kopi yang ada di negeri kopi berselimut kabut itu pungkasnya, merupakan 100 persen milik masyarakat, untuk itu Pemkab setempat terus berupaya mengembangkan wilayah berbasis ekonomi kerakyatan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00