• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Lanal Tahuna Gagalkan penyeludupan 91 Gelon 'Minyak Tanah' Bersubsidi

23 February
20:06 2020
0 Votes (0)

KBRN Tahuna — 91 galon ukuran 25 liter berisikan Minyak Tanah Sabtu akhir diamankan pihak TNI Angkatan Laut/Lanal Tahuna di Pelabuhan Nusantara Tahuna, yang diduga akan diselundupkan ke Manado melalui Kapal Penumpang KM Barcelona.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tahuna Kolonel Laut Pelaut, Donny Aribowo saat dikonformasi, Minggu malam mengatakan diamankannya 91 galon tersebut, berdasarkan laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya puluhan galon di dalam Kapal Barcelona.

"Iya jadi berdasarkan laporan dari masyarakat tekait adanya dugaan, penyelundupan 91 galon minyak tanah di Kapal Barcelona. Tim Second Pleet Quick Respon Lanal Tahuna, langsung mengecek kebenaran informasi tersebut dan ternyata benar minyak tanah tersebut dimuat di Kapal Barcelona," kata Danlanal.

Ketika ditanyai soal kewenangan Kantor Syahbandar Tahuna, menurut Danlanal sejauh ini pihak KUPP tidak keberatan saat barang bukti dibawa untuk diamankan diLanal. Diamankannya puluhan galon minyak tanah itu tegas Danlanal diduga kuat merupakan Minyak Tanah bersubsidi.

"Minyak tanah ini saya pikir adalah minyak tanah bersubsidi dari pemerintah untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jadi minyak tanah di Sangihe ini masih disubsidi, dengan harga sekitaran Rp 4000, nah kalau yang tidak bersubsidi bisa mencapai harga Rp 11.000,"ungkapnya.

Terkait hal ini kami juga akan berkordinasi dengan Pemda khususnya bagian ekonomi Setda Sangihe

"Saya duga minyak tanah ini akan dibawa ke Manado. Karena perbedaan harga antara Sangihe atau Tahuna ini dan Manado cukup signifikan. Jadi pastinya akan dibawa ke Manado dan dijual. Karena dengan jumlah sebanyak ini, dipastikan tidak mungkin dipakai untuk dipakai sendiri. Atas dasar hal tersebut kita putuskan untuk diamankan ke Lanal Tahuna,kami sempat membawa ABK bagian Palka untuk dimintai keterangan namun dianya tidak tahu soal minyak tanah ini" tambahnya 

Disinggung terkait tumpang tindih kewenangan dengan Kantor Syahbandar Tahuna, Menurut Danlanal pihaknya tetap melakukan koordinasi bahkan sejauh ini tidak  ada  yang keberatan.

Menurut komandan Lanal Tahuna setelah diamankannya minyak tanah tersebut, akan disimpan di Lanal Tahuna, sampai prosesnya selesai. Jika dalam penyelidikan pemiliknya diketahui maka akan kita proses lebih lanjut berkordinasi dengan Polres. Namun jika yang pemilik barang tidak mengaku maka barang bukti tersebut akan disumbangkan ke masyarakat yang terkena dampak bencana alam untuk dipergunakan di dapur umum atau para korban. pungkas Danlanal Doni Aribowo

Penulis : SR

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00