• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Cegah Longsor, BPBD Karanganyar Sosialisasi Pemanfaatan Rumput Vetiver

26 February
16:43 2020
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar terus berupaya menerapkan langkah antisipasi bencana di wilayah rawan, salah satunya melakukan sosialisasi penanaman rumput vetiver di kawasan kecamatan Ngargoyoso.

Kalakhar BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko mengatakan pemanfaatan rumput tersebut tahun ini di fokuskan di wilayah Kecamatan Ngargoyoso yang kemudian akan dilanjutkan di wilayah Kecamatan Matesih pada tahun depan. Kondisi geografis di 2 wilayah tersebut ideal untuk ditanami rumput vetiver, pasalnya banyak tebing dan berada di dataran tinggi.

"Pemilihan ngargoyoso memang jatah tahun Ini disini (Ngargoyoso), tahun depan kita akan melaksanakan di Jenawi. Karena 2 kecamatan ini hampir sama geografis," Ungkap Djatmiko kepada wartawan di sela sosialisasi penanggulangan bencana di Balai Desa Jatirejo Karanganyar, Rabu, (26/2/20).

Menurut Djatmiko manfaat rumput vetiver telah terbukti mampu untuk menahan gerakan tanah antisipasi longsor, seperti penerapan di sejumlah jalan ton untuk menahan tebing sisi jalan.

"Penanaman rumput vetiver ini sudah sudah terbukti dan teruji, karena di daerah yang tebingnya tinggi seperti di jalan tol, banyak ditanami rumput vetiver," Bebernya.

Djatmiko mengatakan Pihaknya telah memberi contoh cara penanaman ke perwakilan warga seperti perangkat desa agar ditularkan kepada warga setempat sehingga proses penanaman berjalan optimal.

"Kemarin kita sudah memberikan contoh, memberikan pelajaran kepada pemerintah desa, kemudian ditularkan kepada masyarakat untuk bisa menanam rumput vetiver, khususnya di taman yang di tebing-tebing itu, daerah yag daerah curam. Itu sangat mendukung," ungkapnya. 

Lanjut, Djatmiko, selain rumput vetiver pihaknya juga menyiapkan tanaman keras seperti jenis tanaman buah untuk ditanam di sebagian lahan warga. hal itu untuk mendukung program reboisasi di karanganyar sebagai langkah mitigasi bencana.

"Namanya reboisasi, dari kegiatan tahunan kami, tahun kemarin kita sampaikan ada sekitar 1200 tanaman keras yang kita kirim ke daerah rawan longsor," ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Karanganyar Sutarno mengatakan kepahaman masyarakat dalam pemetaan wilayah bencana juga penting dilakukan sehingga pencegahan bencana dapat lebih optimal. Sinergitas seluruh pihak baik masyarakat, perangkat desa, hingga pemerintah kabupaten penting dibentuk sehingga pandangan kawasan rawan bencana dapat diminimalisir.

"Mempersiapkan jangan sampai timbul Bencana, antisipasi dengan menanam, serta tau pemetaan daeraha rawan bencana, peran serta masyarakat pengusaha, pemerintah harus sinkron," ungkapnya.
 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00