• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Lompatan Kemensos RI Raih Penghargaan "Memuaskan" dalam Tata Kelola Kearsipan

26 February
14:33 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Sejumlah 103 lembaga Kementrian non Kementrian dan Pemerintah daerah menerima penghargaan pengelolaan kearsipan dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Revormasi Birokrasi (PAN&RB) di Solo, Rabu (26/2/2020). Dari lembaga tersebut salah satunya Kementrian Sosial.

Penghargaan Bidang Kearsipan dengan predikat A (Memuaskan) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) diterima Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras mewakili Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Penghargaan ini dinilai sebuah lompatan prestasi yang luar biasa. Tahun lalu Kemensos memperoleh predikat "Baik", namun tahun ini melompak ke predikat A, "Memuaskan".

"Alhamdulillah langsung lompat ke predikat A "Memuaskan". Apresiasi bagi tim penanganan arsip di Biro Umum. Luar biasa arahana pak menteri dalam penanganan arsip," kata Hartono usai menerima Penghargaan Kearsipan Nasional Tahun 2019 di The Sunan Hotel Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

Kemensos, lanjut Hartono, memperoleh Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2019 sebesar 89,22 atau mengalami peningkatan sebesar 13,02 dari hasil pengawasan tahun 2018 dengan nilai 76,20.

"Penghargaan ini menjadi motivasi, menambah semangat, komitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam mengelola arsip negara," lanjutnya.

Hartono mengatakan, Kemensos telah melaksanakan beberapa upaya pengelolaan kearsipan yaitu menyerahkan arsip sejarah ke ANRI. Serta telah melakukan pemusnahan arsip-arsip yang sudah tidak penting, fasilitatif, dan substantif.

"Saya mewakili Mensos mengucapkan terima kasih kepada jajaran, Arsiparis, dan tim yang menangani arsip yaitu Biro Umum. Tentunya tetap semangat terus perbaiki pengelolaan Kearsipan kita," tutur Hartono.

Dia meminta kepada seluruh jajaran Kemensos untuk terus tingkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.
Ke depan, pihaknya akan menata sistem kearsipan Kemensos mengikuti kemajuan teknologi dengan membangun sistem digitalisasi arsip.

"Juga kami berupaya lakukan sosialisasi baik tingkat pusat dan daerah untuk menyadari dan memahami arti penting arsip dan dokumentasi," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, dalam arahannya mengatakan dalam konteks Reformasi Birokrasi, masyarakat menginginkan layanan pemerintah yang cepat dan tidak terbatas jarak ruang dan waktu.

"Salah satunya yaitu dibutuhkan sistem data berbasis elektronik khususnya data kearsipan. Dengan sistem tersebut diharapkan tercipta tata lintas data kearsipan yang terintegrasi, otentik, handal, dinamis, aman, secara cepat, simultan, dan terarah," kata Tjahjo Kumolo.



Tjahjo Kumolo mengungkapkan, untuk itu ANRI sebagai lembaga kearsipan nasional harus mampu menggerakkan dan mengorganisir kearsipan instansi baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Dan ANRI harus mampu memastikan bahwa kebijakan kearsipan harus selalu mutakhir mengikuti perkembangan jaman dan teknologi," lanjutnya.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00