• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Tim Celebral Palsy NPC Optimis Mampu Raih Emas di APG 2020 Filipina

26 February
08:58 2020
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Mundurnya jadwal Asean Para Games (APG) 2020 Filipina dimanfaatkan pelatih tim sepakbola celebral palsy NPC Indonesia Ansar Ahmad untuk meningkatkan performanya.

Jadwal APG olahraga multi ivent dua tahunan bagi atlet penyandang disabilitas tingkat ASEAN itu sempat mundur dua kali yakni pada bulan Januari ke Maret dan baru akan terlaksana pada bulan Mei mendatang.  

Tim Celebral Palsy NPC yang menggelar Pelatnas di lapangan Baturan Colomadu diperkuat 13 pemain.

Mereka diantaranya adalah Adi Joko Saputro, Ahmad Yuliarsi, Amin Rosyid, Ammar Hudzaifah, Dany Priyo Sejati, Cahyana, Yaya Muhaimi, Yahya Hernanda, Muhammad Fazli Yusriadi, Mahdi Noor, Ikhsan, Sutiyatno dan Timin.

Pada beberapa kali games antar teman mantan kapten tim Persis Solo di era tahun 2004 itu mengaku sudah cukup puas dengan kemampuan anak asuhnya.

“ Ya, kami tetap semangat dan ters menggelar latihan, tidak terpengarh dengan mundurnya jadwal APG. Sebab beberapa kali coba termasuk dua kali di Korea tim Celebral Palsy mampu meraih hasil bagus,” ungkap Pelatih Ansar Achmad saat ditemui RRI disela latihan di lapangan Baturan Colomadu Karanganyar, Rabu (26/02/2020) pagi.

Menurutnya, waktu yang tersisa jelang tampil di APG tetap akan dipergunakan untuk menggembleng diri termasuk menggelar uji coba melawan tim-tim lokal.

“ Uji coba jelas sudah kami agendakan dengan pemain-pemain sepakbola lokal Solo saja, “ cetusnya.

Kondiri para pemainya cukup stabil dan diharapkan saat tampil pada APG mendatang mampu mencapai puncaknya.

Ansar Ahmad optimis dengan latihan yang digelar sejak bulan Mei tim Celebral Palsy akan mau meraih target medali emas sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada ivent APG 2017 Malaysia.

“Jika melihat persiapan yang cukup panjang, dari bulan Mei 2019 hingga Mei 2020 nanti, jelas kami optimis dapat meraih target juara umum ,” tukasnya.

Dikatakan, tim negara peserta yang selama ini diperhitungkan sebagai rival terberat bagi tim NPC Indonesia adalah yakni Thailand dan Myanmar.

“ Hanya Thailand dan Mynmar yang selalu menjadi lawan terberat bagi kami. Mohon doanya semoga kami bisa atasi mereka, “ tukasnya

Pertandingan sepak bola Celebral Palsy APG bakal dimainkan dalam sistem “seven a side football” atau tujuh lawan tujuh pemain.

Laga tersebut digelar di lapangan berukuran 50 x 80 meter dalam durasi dua kali 30 menit. Sesuai aturan sepakbola Celebral Palcy tidak mengenal off side.

Secara keluruhan sepakbola Celebral Palcy APG bakal diikuti 7 negara, selain Indonesia, sebagai juara bertahan, kemudian Thailand, Myanmar, Malaysia, Kamboja, Singapura dan tuan rumah Filipina. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00