• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

GAYA HIDUP

Pengelolaan BUMDES, Sawah Tak Produktif Disulap Jadi Water Park

26 February
08:28 2020
0 Votes (0)

KBRN, Klaten: Pemerintah Desa Pluneng Kebonarum Klaten terus menggali potensi alam yang ada di wilayah tersebut. Inovasi yang dilakukan dengan menata dan merubah wisata air menjadi water park.

Desa Pluneng sebelumnya memang sudah mengelola tempat pemandian dengan memanfaatkan sumber mata air. Melalui Bantuan dari pemerintah senilai Rp 2 Miliar tahun 2019 Desa Pluneng terus  berbenah menata lokasi pemandian menjadi tujuan wisata untuk semua lapisan. 

"Sebelumnya kami juga sudah mengelola pemandian ini namun  hanya untuk remaja hingga dewasa karena kedalamannya sekitar dua  meter. Yang baru ini diperuntukkan untuk anak-anak," ungkap Direktur BUMDes Agus Haryanto kepada wartawan Selasa (25/2/2020).

Pengembangan lokasi wisata air ini diharapkan akan lebih  meningkatkan pendapatan desa dan memberikan nilai tambah bagi  masyarakat secara ekonomi. Lokasi Water Park sendiri sebelumnya merupakan lahan persawahan yang kurang produktif.

"Dulunya merupakan sawah tidak produktif milik kas desa.Target pendapatan pada perbulan Rp 180 juta," imbuhnya. 

Water Park yang dibangun selama delapan bulan itu menempati luas lahan kurang lebih tiga ribu meter.  Fasilitas kolam ada tiga, panggung dan juga kamar mandi. Selain itu masih ada lokasi yang nantinya dipersiapkan untuk pengembangan obyek.

Sebelumnya Bupati Klaten Sri Mulyani yang telah melaunching wisata air tersebut antara lain berharap untuk mejaga kebersihan lokasi. Hal itu dilakukan agar Pengunjung merasa nyaman. 

"Lokasi wisata air di Pluneng sungguh luar biasa bagus dengan air yang melimpah. Kami berharap masyarakat dapat menjaga  kebersihan. Penghijauan juga untuk ditambah karena masih  panas," kata Sri Mulyani. 

Sedangkan salah seorang pengunjung Minarti warga Gondang mengaku senang dapat menikmati wisata air tersebut. Selain nyaman tiket masuk sebesar lima ribu rupiah dinilai sangat terjangkau.

"Cukup bagus. Rp 5 ribu menurut saya murah, dan yang lebih penting untuk selalu menjaga kebersihan," jelas Minarti. Adam

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00