• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

EKONOMI PARIWISATA

Edukasi Pelaku Industri Tekstil Tanah Air, Pentingnya Memilih Bahan Dasar untuk Hasil Terbaik

25 February
13:17 2020
0 Votes (0)


KBRN, Surakarta: Para pelaku industri tekstil tanah air harus meningkatkan kualitas produksinya. Mengingat persaingan pasar bebas, Indonesia harus bersaing dengan negara-negara penghasil tekstil terbesar. 

Oleh sebab itu Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) bersama Cotton Council International (CCI), kembali berkolaborasi dalam menginisiasi seminar untuk para pelaku industri tekstil tanah air mengenai teknologi tekstil.

Bersama dengan Rieter India yang bertemakan "The Economics of The Mills" oleh  Rieter dan “Recent Discoveries about the Quality of US Cotton” oleh Cotton Council International (CCI).  Seminarini dilaksanakan di Alila Hotel, Solo pada Selasa, 25 Februari 2020. 

Seminar dihadiri Dr. Anh Dung (Andy) Do selaku perwakilan CCI di Indonesia, Jemmy Kartiwa selaku Ketua API, Jagadish Gujar selaku Pakar Teknologi Tekstil dari Rieter India dan juga Vijay Kumar selaku Teknologi Konsultan dari CCI. 

Dr. Anh Dung (Andy) Do selaku perwakilan CCI di Indonesia mengatakan, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk salah satunya pentingnya memilih kapas berkualitas tinggi. 

Terutama kapas asal AS yang sudah digunakan sebagai material dasar pembuatan bahan dari berbagai merek fashion dunia, termasuk di Indonesia. 

Melalui acara seminar ini, CCI berharap para pengusaha lokal dan pabrik-pabrik tekstil di Indonesia juga dapat mendapatkan pengetahuan yang berguna tentang teknologi tekstil dari pakarnya, yaitu Rieter India.

"Saya harap kedepannya CCI dan API bisa terus bekerjasama dan berkolaborasi dalam memajukan pelaku industri tanah air," ungkap Andy.

Lanjut Andy, seminar ini merupakan bagian dari komitmen CCI dalam memperkuat industri tekstil Indonesia. Selain itu meningkatkan kesadaran para produsen akan kualitas kapas asal AS dan teknologi yang digunakan dalam industri tekstil di Indonesia maupun di luar negeri. 

“Dalam industri ini, sangatlah penting untuk para pabrik tekstil, produsen garmen, hingga 
pengusaha pakaian mengerti pentingnya menggunakan bahan dan teknologi yang berkualitas untuk proses produksi mereka," beber Andy.

Jemmy Kartiwa selaku Ketua API dalam rilisnya mengaku sangat mengapresiasi CCI dan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran pelaku penting dalam industri ini akan hal itu. 

"API juga akan selalu mendorong mereka untuk terus belajar, karena pemahaman mereka akan industri ini tentunya akan membawa dampak yang baik untuk perkembangan bisnis mereka.” 

Untuk diketahui, Cotton Council International (CCI), asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika Serikat (AS) dan produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang Cotton USA.

CCI kembali berkolaborasi dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dalam menginisiasi sebuah seminar untuk para pelaku industri tekstil tanah air mengenai teknologi tekstil. 

Dalam acara seminar ini, CCI dan API juga membantu mempertemukan beberapa pihak yang berperan penting dalam industri tekstil Indonesia. Mulai dari pemerintah, asosiasi tekstil Indonesia, hingga perusahaan tekstil. 

“Networking antar pemeran dalam industri tekstil tentunya juga akan membantu para pelaku industri dalam mengembangkan bisnis mereka dan tentunya dalam memilih kain dan teknologi berkualitas yang akan digunakan untuk proses produksi mereka.” tutup Andy.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00