• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM KRIMINAL

Napi Bebas Bersyarat Butuh Pembimbing, Bapas Solo Libatkan Pokmas

24 February
20:57 2020
0 Votes (0)


KBRN, Surakarta: Sejumlah delapan kelompok masyarakat (Pokmas) Peduli Pemasyarakatan dilibatkan untuk membimbing para nara pidana (Napi). Bimbingan diberikan bagi Napi menjelang bebas bersyarat dari Balai Pemasyarakatan Surakarta (BAPAS).

Keterlibatan masyarakat ini ditandai dengan penandatangan kerjasama (MoU) antara Pimpinan 8 Pokmas dengan Kapala Bapas Bapas Kristina Hambawani di Bapas Surakarta Senin (24/02/2020).

Kapala Bapas Kristina Hambawani menjelaskan, MOU dengan 8 Pokmas Peduli Pemasyarakatan dari 16 Pokmas yang sudah menjalin kerjasama. 

Ke 8 Pokmas itu Sahabat Kapas, Yayasaan Gema salam yang menampung mantan Napi terorisme, Bengkel Las Wijayastill pendampingan usaha. Kemudian LBH Atma, LBH Mawar Saron pendampingan Hukum. 

"Ada lagi Yayasan Rehabilitasi narkoba Cahaya Kusuma Bangsa, Yayasan Lentera Bangsa Indonesia dan Lembaga Pendidikan PKBM Purwosari," ungkapnya di sela penandatanganan MoU.

Kristina Hambawani mengatakan, Pokmas salah satu resolusi kemasyarakatan untuk membantu Bapas. Khususnya dalam pembinaan Napi yang akan bebas untuk disiapkan agar bisa diterima di temgah2 Masyarakat.

Sementara itu jumlah klien Napi dewasa yang terdata di Bapas Surakarta yang masuk bimbingan sampai saat ini 716 klien. Kebanyakan sudah membaur ditengah-tengah masyarakat.

"Hanya 1 orang yang melakukan pelanggaran ulang sehingga kembali ke tahanan masih menjani pidana," ujarnya.

Semetara untuk pembimbingan Napi teroris Bapas telah membimbing sekitar 25 klien. Sedangkan yang telah diserahkan ke Yayasan Gema Salam 8 klien. 

"Mereka masih harus rutin setiap bulan absen lapor ke Bapas. Delapan Napi itu dititipkan di Lapas Nusakambangan dan Sindur Bogor." Rosy

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00