• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

EKONOMI PARIWISATA

Bandara Jogja Baru, Sejumlah Maskapai Malah Pindah ke Solo

18 February
19:09 2020
0 Votes (0)


KBRN Surakarta: Beberapa Maskapai Penerbangan berpindah dari Bandara Adisucipto Yogyakarta ke Adi Sumarmo Solo. Sampai kini setidaknya dua maskapai mengajukan izin operasional di Bandara Internasional Adi Sumarmo. Di antaranya Xpress Air dan Nam Air.

Sales Marketing dan Corporate Xpress Air Irfan Setiawan, mengatakan ada berbagai alasan yang membuat maskapainya memindahkan rute penerbangan itu. Di antaranya masalah infrastruktur dan fasilitas. 

"Iya kit pindah dari Jogja. Dari sisi sales marketing belum mengetahui situasi bandara baru," ungkap Irfan, sesuai silaturahmi dengan Walikota Surakarta di Balaikota Surakarta, Selasa (18/2/2020).

Sementara itu Bandara Solo menurut Irfan, sudah lebih eksis. Selain itu ditunjang berbagai fasilitas yang ada seperti jalan tol dan Kereta Bandara.

Irfan juga mengatakan, bahwa Xpress Air juga akan akan membuka rute penerbangan ke tiga daerah. Meliputi Solo Samarinda, Solo Pontianak dan Solo-Palembang. 

Setelah rute penerbangan ini dinilai maksimal pihaknya akan menjajaki rute baru Solo-Banjarmasin dan Solo Lampung. Sementara itu pihaknya juga membuka rute penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang dengan rute Semarang Palembang dan Banjarmasin. 

"Selama di Jogja load factor sekitar 70-80 persen. Kita bertahap, seminggu 3-4 kali penerbangan, kalau bagus kita tingkatkan," sambungnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan menyambut positif bertambahnya maskapai yang ada di bandara SOC. Dia berharap dapat menggeliatkan pariwisata dan perekonomian kota Bengawan. 

"Ini jadi tantangan dalam pengembangan pariwisata, baik dibidang perhotelan, kuliner, ataupun wisata belanja. Kami ingin load factor penerbangan dari Bandara Jogja 70-80 persen ini meningkat saat di Bandara Solo."

00:00:00 / 00:00:00