• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Membentuk Karakter Anak, SSB Kridatama Malangan Bulu Sukoharjo Resmi Diluncurkan

28 January
06:55 2020
0 Votes (0)

KBRN Sukoharjo : Anak-anak adalah calon generasi muda yang harus dibentuk karakternya sejak usia dini.

Apalagi saat ini banyak anak-anak yang menjadi korban kecanggihan tehnologi terutama handphone.

Sebagian besar dari mereka sangat tergantung pada gadget, sehingga lupa mengelola potensi dirinya sendiri.

Berawal dari rasa keprihatinan itulah, para orangtua pemain dan pecinta sepakbola yang tergabung dalam Persema (Persatuan Sepakbola Malangan) mengambil inisiatip mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) Kridatama Desa Malangan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.

SSB Kridatama yang berbasecamp di lapangan Desa Malangan ini, resmi dilaunching (dibuka untuk umum) pada Hari Minggu, (26/01/2020) di lapangan setempat.

Peresmian ditandai dengan pertandingan persahabatan antar SSB yaitu SSB Begajah, SSB PU Mulur, SSB Pasopati Sukoharjo, dan sebagai tuan rumah SSB Kridatama.

Menurut keterangan Parmujo, selaku Ketua SSB Kridatama, meski baru diluncurkan, SSB sudah menerima siswa sejak tiga bulan yang lalu. Ada 55 anak yang sudah mendaftar menjadi siswa SSB.

Mereka berlatih tiga kali seminggu yaitu hari Selasa, Kamis, dan Minggu. Dengan dibimbing dua pelatih dan dua asisten pelatih

“ Dengan masuk di SSB ini, manfaatnya luar biasa.  Yaitu anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan kawan-kawannya begitu turun di lapangan, badan menjadi sehat, ketergantungan terhadap gadget berkurang, sekaligus bisa menyalurkan hobby. Kami berharap, akan tumbuh bibit-bibit pemain sepakbola dari lapangan ini,” kata Parmujo, yang didampingi Untung Manager SSB .

Selain itu, bila generasi muda sudah sibuk dengan kegiatan positipnya, akan terhindar dari pergaulan yang tidak jelas terutama narkoba.

“Pergaulan jaman sekarang kan memprihatinkan. Dengan SSB ini diharapkan bisa mewadahi bibit-bibit prestasi sehingga terhindar dari pergaulan yang tidak jelas,” tambah pria yang aktif di berbagai kegiatan sosial ini. 

Kepala Desa Malangan, Maryatno, sangat mengapresiasi lahirnya SSB ini. Dengan berdirinya SSB Kridatama ini, anak-anak khususnya Desa Malangan dan sekitarnya, tidak perlu jauh-jauh untuk menggali prestasinya.     

Hal positip juga dirasakan langsung oleh salah satu orangtua siswa SSB, Sularsi Maju Lestari (35 tahun). Ia mengaku, begitu anaknya yang bernama Muhammad Risky Aditya (10 tahun) masuk SSB Kridatama sejak 3 bulan yang lalu, perubahannya sangat terasa.

“Anaknya menjadi disiplin, rajin, dan sekarang jarang bermain hape. Manfaatnya luar biasa SSB ini. Sebagai warga dan orangtua, kami sangat diuntungkan, sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk membentuk karakter anak-anak sejak dini,” kata Sularsi yang antusias menunggui anaknya bertanding.

Siswa SSB Kridatama Aurel Hafidz ( siswa kelas 7 SMP), Lapril Saputro (kelas 7 SMP), dan Ibnu Madjid (kelas 9 SMP), mengaku senang bisa menjadi siswa SSB ini.

“Sepakbola itu menyenangkan, selain menyehatkan, kita juga bisa punya kawan yang banyak,” kata mereka yang bercita-cita menjadi pemain profesional.

Pembina Pasoepati Football Academy (PFA), Dwi Joko,menyambut baik atas kelahiran SSB Kridatama ini.

“Dengan berdirinya SSB Kridatama ini semoga lahir bibit-bibit pemain handal dari Desa Malangan ini. Potensi dari Sukoharjo sebetulnya ada seperti Wahyu Tri dari Nguter itu. Apabila lapangan desanya bagus, pasti banyak anak-anak yang suka turun ke lapangan. Dengan adanya dana desa, semoga banyak kepala desa yang memperbaiki lapangannya,” harap mantan pemain yang pernah memperkuat di lima klub yaitu Persis, Petrokimia, Persita Tangerang, Persiba Balikpapan, dan Persida Sidoarjo ini.   

Menurut data dari KONI Sukoharjo, jumlah SSB di Sukoharjo ada 15 sekolah. Jumlah sebanyak itu dirasa sudah cukup untuk kebutuhan anak-anak  pecinta sepakbola.

“ Jumlah SSB di Sukoharjo sudah cukup banyak sekitar 15 SSB dan mereka juga aktif mengikuti berbagai turnamen di berbagai kota,” tukas Sukono Ketua KONI Sukoharjo. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00