• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Tanam Jagung Petani ini Malah Temukan Fosil Gading Gajah Purba 4 Meter

27 January
19:48 2020
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Petani dari Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen, Jawa Tengah menemukan fosil gading gajah purba. Gading tersebut panjangnya sekitar 4 meter, warga pun bertanya tanya seberapa besar binantang purba tersebut.

Gading tersebut ditemukan Puryanto (42) di lahan milik Giyono (38) warga Rt 24, lima hari yang lalu, saat dua petani menggarap ladang yang akan ditanami jagung. Namum tiba tiba cangkul Puryanto menyangkut benda keras mirip mortir.

"Saya mau tanam jagung tapi cangkul nyangkut benda seperti bahan peledak. Saya gali terus ternyata bongkahan fosil," ungkap Puryanto kepada wartawan, Senin (27/1/2020).

Mengetahui batu tersebut fosil, Puryanto dan Giyono langsung melakukan pengalian lebih lanjut sampai 1 meter. Hasilnya dua orang petani ini menemukan bongkahan gading yang menjadi batu dengan pajang 4 meter.

Penemuan gading gajah purba ini rupanya tidak hanya satu atau dua kali ini. Sebelumnya warga di seputaran lahan tersebut ternyata juga banyak ditemukan beberapa gading purba yang lain.

"Penemuan mulai dari cula gading badak, gigi kudanil dan kepala tulang gajah, menjangan, dan terakhir gading gajah ini," bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Bonagung Suwarno saat ditemui membenarkan adanya penemuan fosil purba tersebut. Saat ini penemuan gading purba di amankan di rumah warga, kondisinya memang putus tapi masih bisa di gabungkan.

"Bentuknya bongkahan gitu. Memang sini ini banyak dulu dulu juga pernah ditemukan fosil," kata Suwarno.

Pihak desa hingga saat ini bersama warga masih mengamankan untuk penanganan lebih lanjut. Pihaknya juga masih nunggu kordinasi dengan pihak Musium Manusia Purba Sangiran, termasuk Pemkab Sragen.

  • Tentang Penulis

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

  • Tentang Editor

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00