• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Stadion Manahan Solo Sebagai Venue Piala Dunia U20, Masyarakat Cukup Antusias

26 January
22:22 2020
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Masyarakat di Kota Solo cukup antusias menyambut kejuaraan sepakbola Piala Dunia U-20 yang akan digelar tahun 2021 mendatang.

Perhelatan akbar yang diperuntukkan bagi pemain Usia dibawah 20 tahun itu, Stadion Manahan Solo menjadi salah satu venue dari enam stadion yang dipilih FIFA.

Antusiasme masyarakat di kota Solo itu terlihat saat berlangsung kegiatan Car Free Day (CFD) di Jl Slamet Riyadi, Solo, Minggu (26/01/2020) pagi.

Pantauan RRI masyarakat silih berganti mengabadikan kegembiraan dengan berfoto di depan MMT berukuran 2 meter x 2 meter yang bertulis Selamat Datang Piala Dunia di Solo dan bergambar stadion Manahan.

Sebagai pemprakarsa kegiatan menyambut piala dunia 2021 adalah Mayor Haristanto, salah satu pendiri kelompok suporter pasopati Solo.

Salah seorang warga asal Pabelan  Kartosuro Sukoharjo, Supriyono (50) mengatakan penunjukkan Stadion Manahan akan membawa dampak ekonomi serta mengenalkan Solo raya ke panggung dunia.

“ Terima kasih kepada FIFA yang telah menunjuk stadion Manahan Solo sebagai salah satu Venue Piala Dunia U20,” ungkap Supriyono.

Menurut dia, dengan menjadi tuan rumah Kota Solo akan semakin dikenal lantaran pusat perhatian pasti akan mengarah ke Solo.

“ Kami berharap para pemangku kebijakan juga harus memberikan dukungan penuh, sehingga gelaran piala dunia dapat berlangsung sukses,” cetusnya.

Hal senada diungkapkan oleh Wawan Kusuma (36), warga Solo yang mengaku senang dan bangga atas penunjukan Stadion Manahan sebagai salah satu venue di Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

“ Pesta olahraga tersebut akan membawa dampak ekonomi terhadap Kota Solo dan sekitarnya,” tukasnya.

Sementara itu Mayor Haristanto, koordinator aksi sekaligus mantan Presiden Pasopati menyebut sepak bola bukan urusan FIFA dan PSSI saja akan tetapi masyarakat juga ambil bagian.

“ Ya, penunjukan Stadion Manahan akan membawa dampak kepada Kota Solo. Oleh karena itu masyarakat harus membuktikan keramahan Kota Solo di tingkat dunia,” ungkap Mayor.

Dia memprediksi pertandingan yang berlangsung di Manahan Solo bakal disaksikan lebih dari 10.000 penonton.

Menurutnya, kelompok suporter Pasopati pasti tidak akan melewatkan begitu saja momentum yang kemungkinan tidak akan terjadi lagi di kota Solo.

“ Kami optimis suporter di Kota Solo menyaksikan secara langsung akan datang di stadion Manahan Solo serta memberikan dukungan penuh dengan kepada tim-tim yang bertanding,” pungkasnya.(Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00