• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Belum Genap Sebulan di Awal Tahun, Tim SAR Karanganyar Sudah Evakuasi 50 Lebih Sarang Tawon Vespa Affinis

21 January
17:48 2020
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar: Sedikitnya terdapat 50 lebih sarang tawon vespa Affinis atau tawon ndas yang telah di evakuasi Tim SAR Karanganyar menjelang akhir bulan Januari di tahun 2020.

Komandan Markas SAR Karanganyar, Arif Sukro Yunianto mengatakan, banyak laporan dari masyarakat terkait keberadaan sarang tawon pada awal tahun 2020, rata-rata laporan berasal dari warga yang tinggal di pedesaan yang tersebar di beberapa wilayah seperti di kecamatan di Mojogedang, Colomadu, Karanganyar Kota, Jumantono dan Jumapolo.

"Pada awal tahun 2020, aduan warga karanganyar soal sarang tawon ini memang banyak, kita sudah evakuasi 50 lebih sarang tawon, rata-rata memang di wilayah pedesaan seperti kecamatan Mojogedang, Colomadu, Jumantono dan Jumapolo," jelasnya kepada RRI, Selasa,(21/1/20).

Dikatakan Arif Sarang tawon vespa affinis ini sering ditemukan di pepohonan ataupun bagian sudut rumah yang jarang dibersihkan. Selain itu ukuran dari sarang tawon yang telah dievakuasipun cukup beragam, bahkan bisa mencapai 30 cm hingga 1,5 meter.

"Biasanya ditemukan di kebun atau rumah yang jarang dibersihkan, ukurannya itu macem macem, ada dari 30 cm bisa sampai 1,5 meter, kita kadang agak kesulitan saat melakukan evakuasi kalo sarang tawon sudah cukup besar," bebernya.

Untuk itu Arif menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan rumah terutama disudut yang jarang digunakan untuk aktivitas sehari-hari agar tidak berpotensi digunakan sebagai sarang tawon vespa Affinis.

"Kita himbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan, terutama sudut rumah yang jarang dijamah jadi tidak potensi jadi sarang tawon," paparnya.

Lanjut Arif masyarakat juga dihimbau agar tidak melakukan evakuasi sarang secara mandiri, tetap harus menghubungi Tim SAR, Relawan, Ataupun Dinas Kebakaran Karanganyar bila menemukan sarang tawon vespa affinis.

"Bagi masyarakat yang menemukan sarang tawon, kalo kecil bisa segera di singkirkan, kalo sudah lumayan besar, jangan melakukan evakuasi sendiri, lebih baik meminta bantuan Tim SAR, Relawan, atau juga Dinas Kebakaran untuk membantu evakuasi sarang, karena sangan berbahaya," tegasnya.

Arif menyampaikan menurut data terakhir, baru terdapat 2 warga yang menjadi korban kebingasan tawon ndas hingga harus mendapat perawatan dirumah sakit.

"Kalau data yang kita terima terakhir, baru ada 2 yang tersengat, itu juga sudah mendapat perawatan di rumah sakit," terangnya. 

Menurut Arif, masyarakat harus mulai mengenali karakteristik habitat maupun naluri hidup tawon Vespa Affinis agar tidak menjadi korban selanjutnya dan meminimalisir munculnya sarang tawon di lingkungan sekitar.

"Masyarakat sekarang harus mulai mau memahami karakteristik dari vespa affinis ini, jadi bisa meminimalisir munculnya sarang tawon di sekitar rumah," tandasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00