• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BUDAYA

Kraton Pajang Makamhaji Sukoharjo , Enggan Disamakan Dengan Kraton Agung Sejagad

17 January
22:53 2020
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Di kabupaten Sukoharjo juga berdiri Kasultanan Keraton Pajang, mirip seperti Keraton Ageng Sejagat, ada Raja atau Sultan, dengan abdi dalem dan kegiatan keraton.

Namun Kasultanan Keraton Pajang ini eksis selama 12 tahun dan aktif melakukan berbagai kegiatan budaya dengan afiliasi budaya keraton Pajang kuno.

Kasultanan Keraton Pajang berada di dukuh Sonojiwan, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo.  

Suradi Suranegoro yang dalam Kasultanan Keraton Pajang bergelar Sultan Prabu Hadiwijaya Khalifatullah IV, saat ditemui media di Keraton Pajang mengatakan bahwa Kasultanan Keraton Pajang itu merupakan yayasan budaya yang resmi terdaftar di Kemenkumham RI yang bergerak di bidang budaya.

Suradi mengaku mendapat mandat sebagai Sultan untuk nguri-nguri budaya Kasultanan Keraton Pajang.

Bahkan semua kegiatan yang dilakukan juga sepengetahuan Pemkab Sukoharjo, Aparat dan masyarakat sekitar.

“ Ya, semua kegiatan yang kami lakukan murni kegiatan budaya. Dalam setiap tahunya terdapat 7 agenda yang sudah menjadi kegiatan rutin dilakukan setiap tahun. Diantaranya  Peringatan Malam 1 Suro, Kirab Pusoko, Jumenengan Keraton Pajang, Napak Tilas Joko Tingkir, Haul Joko Tingkir, Wilujengan dan Syawalan,” ungkap Suradi kepada wartawan, Jumat (17/01/2020).

Suradi yang keturunan trah Ki Ageng Turus, yakni saudara Kebo Kanigoro, ayah dari Joko Tingkir yang merupakan leluhur raja raja Jawa juga mengatakan jumlah pengageng Kasultanan Keraton Pajang, abdi dalem atau kerabat sekira 5000 orang lebih.

“ Ya, sekitar 5000 ribuan. Mereka berasal  tidak hanya dari warga Sukoharjo saja, tapi ada dari Malang, Surabaya, Lamongan, Gresik, Magetan dan Wonogiri,” tukasnya.

Satu hal lagi yang ditegaskan Suradi mengenai pembiayaan Kasultanan Keraton Pajang dan kegiatan,  semua atas biaya sendiri.

“ Kami tegaskan bahwa  Kasultanan Keraton Pajang berbeda dengan Keraton Agung Sejagat, karena semua kegiatan murni kebudayaan dan keagamaan,” cetusnya.

Kegiatan yang usai dilakukan Kasultanan Keraton Pajang adalah peresmian Masjid Agung Suro Jiwan.

“ Kami merampungkan masjid, ada dua pembangunan fisik yang akan dilakukan yakni pembangunan Keraton dan Paseban,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Makamhaji Agus Purwanto, mengatakan kegiatan di Kasultanan Keraton Pajang aman dan tidak melenceng.

“ Kegiatan yang baru saja dilakukan adalah meresmikan Masjid, yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo,” tuturnya. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00