• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Pelatnas Menembak NPC Paralimpic Games 2020 Tokyo Berlangsung di HTC Solo Baru Sukoharjo

15 January
22:17 2020
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Dua atlet menembak dari NPC Indonesia pada bulan Januari ini mulai memasuki Pelatnas di Kota Solo.

Kedua atlet penyandang disabilitas itu adalah Bolo Trianto (putra) dan Hanik Puji Astuti (putri).

“ Pelatnas yang dipusatkan di Hartono Trade Center HTC Solo Baru Sukoharjo digelar sebagai persiapan menghadapi Paralimpic Games 2020 di Tokyo bulan Agustus mendatang,” ungkap Koordinator pelatih Menembak NPC Indonesia, Saridi, saat ditemui RRI, Rabu (15/01/2020).

Menurutnya, pada olahraga multi ivent bagi penyandang disabilitas dunia itu kedua anak asuhnya  akan turun pada nomor air rifle jarak 10 meter.

“Bolo Trianto di nomor SH2 R5 air rifle prone putra dan Hanik Puji Astuti dikelas SH1 R2 AIR rifle standing putri ,” tukasnya.

Selain menggembeng diri di HTC Solo Baru Sukoharjo, kedua penembak NPC Indonesia itu juga menggunakan lapangan tembak Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro.

“Pada perlombaan menembak terakhir yang diikuti di Australia, Bolo Triyanto menempati urutan sembilan dengan hanya selisih 0,8 dengan atlet rangking di atasnya. Oleh karena itu pada Paralimpic games Tokyo memiliki peluang besar untuk mempersembahkan medali,” cetus Saridi.

Menurut Saridi, selain pelatnas Paralimpic games Tokyo, Pelatnas Menembak juga digelar sebagai persiapan menghadapi Asian Para Games  APG di China tahun 2022.

“ Ya Pelatnas juga diikuti dua atlet lainnya. Dimana terdapat dua atlet yakni  Ahmad Ridwan kelas SH1 PI Air Pistol 10 Meter dan Ratmini SH2 R4 dan R5,” tuturnya.

Lebih lanjut Saridi juga menyebut, dua atlet Pelatnas APG juga berpeluang untuk meraih tiket ke Paralimpic Games. Sebab masih ada satu singel ivent yang baka diikuti yakni kejuaraan menembak di Thailand bulan Februari mendatang.

“ Jika limit waktunya saat mengikuti singel ivent di Thailand mencapai target maka bukan tidak mungkin, kedua atlet tersebut juga akan mendapatkan tiket ke Paralimpic Tokyo,” tukasnya.

Saridi juga menyebut yang menjadi kendala di pelatnas atlet menembak di Solo, penilaian hasil tembakan oleh atlet masih menggunakan sistem manual. Sehingga nilainya belum maksimal.

“ Semua lomba menembak  internasional sudah menggunakan alat digital SIUS Electronic Scoring Target System sehingga saat latihanpun juga harus terbiasa menggunakan sistem digital tersebut,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00