• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

APG 2020 Filipina, Tim Voly Duduk NPC Indonesia Targetkan Emas

14 January
19:12 2020
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Tim Voli Duduk National Paralympic Committe (NPC) Indonesia mewaspadai kekuatan tim Thailand di ajang ASEAN Para Games APG 2020 Filipina, Maret mendatang.

Kedua tim pernah bertemu di ajang internasional saat berlangsung kejuaraan sekaligus try out di Korea Selatan, dimana hasilnya fifty-fifty.

“ Waktu babak penyisihan, tim NPC kalah 0-3, namun di babak perebutan juara 3 berhasil  berhasil melakukan revand dan menang 3-2,” ungkap Pelatih tim Voli Duduk NPC, Deddy Winata kepada RRI di sela latihan di GOR POK UNS Manahan Solo, Selasa (14/01/2020).

Menurutnya, hingga saat ini pasca mundurnya jadwal APG tim voli duduk terus mempersiapkan diri di GOR POK UNS Manahan Solo. Terdapat 11 atlet yang siap memberikan yang terbaik dalam APG 2020, diantaranya open spike Cahyana (Jabar), Nasrullah (Jatim), tosser Purwadi (Jateng dan Hans (Jabar), All Round Sukarno (Jabar) Raharjo (Jateng) dan Anton (Jabar).

“ Meski jadwal diundur, namun semangat para atlet tidak kendur. Itu terlihat saat mereka mengikuti latihan rutin pagi sore,“ cetusnya,

Menurut Deddy, mundurnya jadwal APG pihaknya harus membuat program  khusus, yang semula tim sudah masuk pra kompetisi. Namun karena pelaksanaanya diundur, maka tensi latihan  diturunkan lagi.

“ Mundurnya jadwal APG juga memberi keuntungan tersendiri. Persiapan tim menjadi semakin matang dan mereka siap tampil maksimal menghadapi lawan-lawannya di ajang olahraga penyandang disabilitas tingkat ASEAN dengan target  medali emas,” tukasnya.

Cabang olahraga Voli Duduk hanya mempertandingkan kelas putra. Karena diharuskan ada empat negara yang tampil. Sementara saat entry number, hanya tiga tim putri yang mendaftar, Yakni Indonesia, Filipina, dan Kamboja sehingga tim putri tidak dipertandingkan.

“ Hanya empat tim yng terdaftar sehingga voli duduk di bagian putri tidak dimainkan,” ungkap Deddy.

Saat ditanya tim dari negara mana yang dianggap menjadi lawan terberat bagi NPC Indonesia menurutnya hanya Thailand.

“ Meski Thailand dipandang sebagai lawan terberat, namun kami tidak menganggap remeh negara lain. Terutama tim tuan rumah Filipina, Malaysia, Kamboja, Mynmar dan Vietnam,” cetusnya.

Menurutnya Thailand merupakan lawan terberat, namun Tim NPC tetap berjuang dengan taktik, teknik, dan strategi yang sudah disiapkan.

“Secara target tertulis memang medali perak namun kami optimis bisa meraih medali emas,” pungkasnya.(Edwi).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00