• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Kebarakan dan Angin Ribut dominasi kejadian bencana di Wilayah Karanganyar selama tahun 2019

13 January
18:29 2020
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar: Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Peristiwa Kebakaran dan Angin Ribut mendominasi kejadian bencana yang sering timbul di Kabupaten Karanganyar.

Dari data tersebut Jumlah kejadian bencana kebakaran mencapai 69 kejadian dengan korban terdampak 81 jiwa sedangkan angin ribut mencapai 52 kejadian dengan korban 466 jiwa. kemudian disusul dengan kejadian longsor yang mencapai 52 kejadian dengan korban 146 jiwa. Sementara dibandingkan dengan tahun lalu kejadian bencana naik dari 213 kejadian menjadi 221 kejadian.

Sekretaris BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mewakili Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko mengatakan untuk kejadian tanah longsor, masih sering terjadi di kecamatan ngargoyoso, dibanding dengan 17 kecamatan lainnya, hal itu disebabkan faktor geografis wilayah.

"Untuk kejadian longsor tahun 2019, kebanyakan terjadi di kecamatan Ngargoyoso, ada 10 kejadian, itu memang kondisi geografisnya," jelasnya kepada RRI, Senin, (13/1/20).

Sementara wilayah Jaten dan Gondangrejo masih menjadi wilayah yang sering terkena banjir di tahun 2019. "Kalau Banjir, di kecamatan Jaten sama Gondangrejo," imbuhnya. 

Lebih lanjut Hendro menambahkan pihaknya menghimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang yang diperkirakan terjadi pada bulan januari hingga februari mendatang.

"Kita sudah himbau masyarakat, di tahun 2020 ini, khususnya awal tahun, warga harus hati-hati dengan terjadinya hujan deras beserta angin, diperkirakan terjadi dari januari hingga februari," ungkapnya. 

Warga diminta waspada dengan berhati-hati saat berkendara dikala hujan lebat dan tidak berteduh dibawah pohon untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Saat hujan deras disertai angin kencang, warga yang sedang berkendara harus extra hati-hati, dan lebih baik tidak berteduh dibawah pohon," tandasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00