• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BUDAYA

Minat Sekolah Pambioworo Meningkat, Keraton Surakarta Keterbatasan Guru

13 January
17:21 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Puluhan lulusan Pawiyatan Pambioworo (MC Bahasa Jawa) diwisuda di nDalem Joyokusuman, Gajahan Solo, Sabtu (11/1/2020) malam . Mereka berasal dari berbagai daerah di Tanah Jawa, seperti Semarang, Surakarta Jawa Tengah, Malang, Blitar, Tulungagung Jawa Timur.

"Yang di wisuda kali ini ada 90 orang, tapi untuk total lulusan terselesaikan ada 3000 lebih," ungkap Ketua Yayasan Pawiyatan Karaton Surakarta, GKR Wandansari Koes Moertiyah disela acara. 

Pendidikan Pambiworo atau MC Bahasa Jawa ini diselenggarakan oleh Yayasan Pawiyatan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sejak 1993. Yayasan tersebut sudah melahirkan para Pambioworo-Pambioworo hebat dan terkenal. 

Adapun peserta pendidikan MC Bahasa Jawa saat ini tidak hanya dari kalangan Keraton. Namun mulai merambah mahasiswa, Polri-TNI, Kepala Sekolah, termasuk para guru agama. Pendidikan atau pembelajaran Pambioworo ini dapat ditempuh dalam waktu selama 6 bulan.

"Ini untuk punjer (pusat) angkatan yang ke 36 yang kita Purnawiyata (wisuda). Karena Keraton masih ditutup oleh pihak yang tak bertanggungjawab maka kita adakan di nDalem Joyokusuman, Gajahan Surakarta," terang Gusti Mung.

Pihaknya berharap sanggar ini berkembang tidak hanya seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur, mungkin bisa ke Jawa Barat. Diakuinya memang banyak permintaan pendidikan Pambiworo di berbagai tempat, tapi pihak Keraton belum bisa melayani semuanya.

"Banyak permintaan tapi karena terbatasnya dosen dan guru-guru kita. Kami tidak akan sembarangan karena memang yang kita berikan sangat beda yang di luar ini khusus budaya Jawa yang semuanya dari Keraton Surakarta," bebernya.

Sementara itu dalam acara wisuda Pambioworo tersebut juga dimeriahkan Pagelaran Busana Adat Karaton Surakarta Hadiningrat. Para peragawan busana adat Jawa ini diasuh langsung oleh Putri PB XII GKR. Wandansari, dari Sanggar Kabudayan Karaton Surakarta.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00