• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Tim Catur NPC Indonesia ke APG 2020 Fiipina Terjunkan 18 Pecatur, 3 Bergelar Master

5 January
12:07 2020
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Para atlet pelatnas Catur National Paralympic Committee (NPC) Indonesia memantapkan langkah menyongsong ASEAN Para Games APG 2020 di Philipina.

Kendati APG mundur dari jadwal, namun para atlet menyatakan tetap bertekad untuk meraih hasil maksimal sesuai target yakni 10 medali emas, 7 perak dan 6 medali perunggu.

Salah satu alet catur NPC Indonesia Carsidi saat ditemui RRI disela latihan di Sahid Kusuma Hotel Solo menyatakan, peluang untuk meraih target 10 medali emas terbuka lebar mengingat tim catur NPC banyak diperkuat pemain berpengalaman.

Selain Carsidi yang sudah 5 kali tampil di APG juga terdapat beberapa atket senior yang sudah bergelar Master seperti Master Internasional Tirta, Master FIDE Maksum Firdaus, Master Nasional Bayu Ekowanto yang turun di kelas tuna daksa.

Sedangkan di kelas tuna netra B2 putra terdapat Gayuh Satrio peraih 3 medali emas APG 2017 Malaysia.

Carsidi yang akan turun di tiga nomer yakni klasik, standar dan catur kilat optimis target itu akan tercapai jika melihat persiapan panjang yang dilakukan.

Meski demikian Carsidi yang tuna netra itu tetap mengingatkan faktor non tehnis dimana para atlet harus mapu mejaga stamina sehingga saat tampi dlama kondisi bugas.

“ Alhamdulilah kami tidak terpengaruh dengan mundurnya jadwal APG, justru kami nikmati saja. Kami tetap bertekad untuk menjadi juara umum sesuai target yakni 10 emas,” ungkap Carsidi,  Sabtu (05/01/20120)

Menurutnya, peluang untuk menjadi juara umum terbuka lebar apalagi semua lawan yang nanti dihadapi juga sudah sering bertemu dan dikalahkan. Belum lagi banyak pecatur muda yang memiliki prestasi bagus.

Sementara itu Koordinator pelatih tim Catur NPC Indonesia Teddy Wiharto mengatakan secara keseluruhan menyertakan 18 atlet 9 putra dan 9 putri.

“ Kami mendapatkan target menjadi juara umum dengan estimasi dapat mendulang 10 emas saja, dan kami yakin itu. Dengan estimasi bisa saja melesat keatas seperti pada APG 2017,” cetus Teddy Wiharto

Prestasi yang diraih saat mengikuti Malaysia Chess Festival di Kuala Lumpur bulan Agustus lalu, menjadi modal besar untuk meraih prestasi terbaik pada olahraga multi ivent khusus bagi penyandang disabilitas tingkat ASEAN bulan Maret mendatang.

Pada ivent bertajuk Dato’ Tan Chin Nam Foundation Malaysia Chess Festival 2019, NPC Indonesia mengirimkan 18 atlet pelatnas dan mampu menempatkan di peringkat lima besar seperti MI Tirto di urutan ketiga dan MF Maksum Firdaus berada di peringkat ke-4 dari 35 peserta.

“ Bahkan yang lebih membanggakan kejuaraan Catur Malaysia itu bukan hanya untuk kalangan difabel, akan tetapi juga melibatkan semua atlet catur normal,” tukasnya.

Saat ditanya negara mana saja yang akan menjadi lawan terberat bagi tim Catur NPC Indonesia Teddy menyebut, tuanrumah Filipina, selain Vietnam, Malaysia dan Thailand.

“ Selama ini hanya Filipina terutama di bagian putra yang memang terkuat di catur Difabel, bahkan untuk catur non difabel juga banyak pecatur yang menyandang gelar Grand Master,” pungkasnya. (Edwi)

Daftar Atlet Catur NPC Indonesia

Tuna Daksa pa

1. Maksum Firdaus MF

2. Tirto  MI

3. Bayu Ekowanto MN

Tuna Daksa pi

1. Nasip Farta Simanja

2. Roslinda Manurung

3. Yuni

Tuna Netra B1( total )pa

1. Carsidi

2. Yadi Sopiyan

3. Indra Yoga

Tuna Netra B1 pi

1. Wilma Sinaga

2. Tita Puspita

3. Yustina Halawa

Tuna Netra B2 pa

1. Gayuh Satrio

2. Adji Hartono

3. Zulkifli Umar

Tuna Netra B2 pi

1. Aisah Wijayanti Putri

2. Mira Jatmika

3. Khairunnisa

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00