• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Shaliha Fitriana Yusuf, Mahasiswi Univet Bantara Sukoharjo Raih Perunggu Sea Games 2019 Filipina

30 December
21:20 2019
0 Votes (0)

KBRN Sukoharjo : Shaliha Fitriana Yusuf mahasiswi prodi Ilmu Komunikasi FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, membawa pulang medali perunggu cabang olahraga (cabor) taekwondo SEA GAMES 2019 Filipina.

Keberhasilan itu diketahui saat Rektor Univet Bantara Sukoharjo beserta jajarannya menerima secara resmi kedatangan atlet yang memiliki tinggi badan 175 Cm itu di ruang tamu Rektor kampus setempat, Senin (30/12/2019).


Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, MP kepada wartawan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian prestasi Shaliha Fitriana Yusuf memperoleh medali perunggu cabang olahraga taekwondo putri.


"Selaku pimpinan Universitas menjadi bangga. Mudah-mudahan prestasi ini bisa mengharumkan nama Universitas Veteran Bantara khususnya," tuturnya.


Lebih lanjut, dikatakan pihak lembaga akan memikirkan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi meskipun wujudnya belum tentu materi.



"Seorang mahasiswa yang telah berhasil berprestasi tentunya akan kita beri kemudahan-kemudahan dibidang akademik yang dipikirkan dengan program studi," ujarnya.

Disinggung mengenai wadah pembinaan olahraga bagi mahasiswa, Prof. Ali Mursyid menjelaskan lembaga sudah menyediakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) olahraga membina mahasiswa untuk berprestasi.

"Prestasi bukan hanya prestasi akademik tapi non akademik juga dipacu," katanya.


Pihaknya berharap kepada mahasiswa lainnya untuk aktif pada minat dan bakat masing-masing melalui UKM mudah-mudahan bisa berprestasi.


Sementara itu, Shaliha Fitriana Yusuf bercerita persaingan meraih juara taekwondo sangat ketat dan lawannya cukup berat di Asia.

"Saya kalah sama Kamboja atlet naturalisasi asal Amerika, karena tidak fokus pada detik-detik akhir pikiran kosong dan panik. Padahal sejak ronde pertama selalu unggul dalam perolehan point.  Saya bertanding di kelas under 62 kg," ungkapnya.


Mahasiswa FISIP semester lima ini menambahkan sebelum bertanding terus lakukan persiapan latihan di Pelatnas selama 11 bulan.

Pihaknya mengaku capaian prestasi sebelumnya pada SEA GAMES 2017 meraih medali perak, PON 2016 dapat perak, PORPROV mewakil Sukoharjo dapat emas, pra PON 2019 kualifikasi dapat emas.


"Sekarang persiapan PON 2020 di Papua mewakili Jawa Tengah. Mudah-mudahan kedepannya prestasi lebih baik lagi," harap wanita yang tinggal di Jombor Sukoharjo ini. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00