• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Latihan PS Ledarby di Akhir Musim 2019, Tim Kidul Akhirnya Raih Kemenangan,

28 December
21:06 2019
0 Votes (0)

KBRN Surakarta :Komunitas sepakbola PS Ledarby Surakarta menggelar latihan terakhir untuk musim 2019  Sabtu (28/12/2019) pagi.

Latihan yang digelar di lapangan Bolon Colomadu sekaligus dimanfaatkan untuk evaluasi sebelum mengakhiri tahun 2019 dan menyambut tahun Baru 2020.

Sehingga di akhir latihan yang melibatkan dua tim, Tim Lor dan tim Kidul langsung diakhiri dengan makan soto bersama.

Seperti halnya pada latihan sebelumnya, para pemain yang rata-rata sudah berusia lanjut itu tetap bersemangat mengikuti sesi latihan terakhir di musim 2019.

Formasi tim Lor tetap baku dengan tenaga baru kiper Darmin, dilapis tiga pemain beryahan Yuli, Sambodo,  Sunarto, dan Sutanto. Kemudian beberapa pemain tengah dengan play maker enerjik, Giyarto, Siang, Joko Suranto, Handoyo, Satrio, dan Nugroho.

Sedangkan tim Kidul, juga merupakan formasi baku 4-4-2, yakni Kiper Bayu, dilapis, Wasirin, Kisno, Rubhan/Iin, Agung, Suroto, dengan play maker Sidiq. Sedangkan di barisan depan ada Sutanto, Edwi, Danang dan Tri.

Masuknya Edwi yang selama ini serig menjaga mistar gawang tim Kidul dan saat ini sebagai pemain sayap memang cukup mengejutkan setelah pekan sebelumnya sempat mencetak gol bagi tim Kidul ke gawang tim Lor yang dikawal kiper Veteran Darmin.

“ Edwi sengaja kami jadikan pemain starter setelah kami lihat bisa cetak gol di pekan lalu,” ungkap pelatih Ledarby Darmangun, Sabtu (28/12/2019).

Ternyata masuknya Edwi yang berprofesi sebagai reporter RRI itu tidak sia-sia. Sejak menit pertama ikut berkontribusi terhadap beberapa pemain depan tim Kidul, seperti Danang, Suroto dan Anto.

Hasilnya gawang tim Lor yang dikawal kiper vetera Darmin kebobolan, akibat blunder yang dilakukan.

Mencoba menghadang tendangan keras, bola gagal dikuasi dan lepas dari tangkapan. Striker mungil tim Kidul Anto dengan mudah menceploskan bola ke jala yang sudah kosong, 1-0.

Tersentak dengan gol tersebut, tim Lor mulai menguasai permainan melalui tusukan berbahaya dari pemain bertuuh tinggi besar Satria. Sebuah akselerasi yang dilakukan Satria menjadi bukti. Melepaskan tenadangan keras dari dalam kotak 16 dan bola gagal diselamatkan kiper Bayu,1-1.

Pertandingan menjadi rame, dan ball position mulai dikuasi pemain tim Lor.

Melalui kemelut yang terjadi akhirnya striker veteran “haus gol”  tim Lor Nugroho melakukan tendangan first time melambung pelan tetapi mematikan yang mengecoh kiper Bayu, sehingga Tim Lor berbalik unggul 2-1.

Merasa tertinggal tim Kidul kembali  bangkit dan hasilnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hasil tendangan keras Sidiq yang lagi-lagi membuat kiper Darmin harus memungut bola dari jalanya.

Bahkan bertutut-turut gawang Darmin kembali kebobolan dua gol hasil tendangan keras dari jarak dekat Suroto dan Anto yang menjadikan skor 4-2.

Pertandingan belum selesai dan disaat memasuki injuri time, tim Lor mampu memperkecil menjadi 4-3 hasil sepakan Handoyo.

Kekalahan tim Lor ini merupakan yang kali pertama dalam kurun waktu sekitar 4 bulan terakhir dan menjadi kado terindah di akhir tahun 2019 ini.

“ Luar biasa kami berikan apresiasi untuk teman-teman tim Kidul yang mampu meraih hasil manis sebagai ending musim 2019. Kekalahan yang kami derita selama ini seolah terobati, ” ungkap Danang yang didampingi istrinya sembari menteteskan air mata haru.

Sementara itu tentang gol “Blunder” dari kiper tim Lor Darmin, secara khusus minta maaf kepada sang senior Nugroho dan juga pemain lain.

“ Sorry teman-teman, kami lengah, bola memang kencang dan agak licin, kami sudah berupaya menangkapnya namun “mrucut”, sorry teman-teman, ” ungkap Darmin seolah menyesal dengan gol blundernya.

Kapten tim Lor Joko Suranto mengaku tidak dalam kondisi puncak penamplan tim Lor di akhir musim 2019 ini, banyak peluang tetapi tetap gagal mencetak gol. Akibat cemerlangnya kiper  Bayu yang tampil luar biasa.

 “Selamat buat tim Kidul yang mampu menutup kenangan manis di akhir musim ini. Semoga awal tahun kami bisa segera membalasnya,” ungkap Joko Suranto sembari terkekeh.

Sedangkan Nugroho melihat penampilan tim Lor cukup mumpuni selama ini, karena jarang kalah. Namun kekalahan di akhir musim ini sedikit menyakitkan karena terjadi di akhir musim.

“Saya bangga dengan teman-teman tim Lor yang sering meraih kemenangan, ndak masalah kami kalah di musim akhir. Semoga tetap semangat. Kalah menang tetap sehat dan bisa kumpul bareng setiap akhir pekan. Apalagi bisa makan bareng dan traktir teman-teman,” pungkas Nugroho. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00