• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KESEHATAN

DKK Wonogiri Mengklaim, Kasus Stunting Dari Tahun Ke Tahun Menurun

10 December
22:44 2019
0 Votes (0)

KBRN Wonogiri : Kasus stunting di Kabupaten Wonogiri diklaim turun signifikan selama tiga tahun terakhir.

Angka stunting pada tahun 2019 sebanyak 10,03% dari 12.000 total anak balita di Kabupaten Wonogiri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemkab Wonogiri dr. Adhi Darma mengatakan angka kasus stunting di Wonogiri terus mengalami penurunan. Jumah 10,03 persen tersebut termasuk bukan daerah locus penanganan kasus stunting.

“ Turunnya angka tersebut tak lepas dari intervensi yang dilakukan oleh Pemkab Wonogiri terhadap ibu hamil dan perempuan saat remaja ,” ungkap Adhi Darma kepada RRI, Selasa (10/12/2019).

Menurutnya, Pemkab Wonogiri terus menerus memberikan pemahaman terhadap calon ibu untuk memperhatikan asupan gizi pada anak yang dikandungnya.

Sehingga, bayi yang dilahirkan tidak berpotensi mengalami stunting.

“ Belum lama ini Pemkab wonogiri melalui Badan Perencanaan Daerah Bappeda mendapatkan suplay bantuan Pemberian Makanan Tambahan atau PMT dari pemerintah pusat sebanyak 7 ton senilai 1,3 milyar ,” tukasnya.

Lebih lanjut Kepala DKK Pemkab Wonogiri itu juga menandaskan kasus stunting sebenarnya tidak lepas dari akibat bentuk pelayanan.

Oleh karena itu DKK  memberikan pelayanan dengan konseling dan pemahaman terhadap ibu hamil. Konseling dilakukan agar jika diketahui ada gejala stunting dapat terdetekti.

“Para ibu hamil juga diminta untuk aktif memeriksakan kandunganya.  Dari 25 Kecamatan kasus stunting ditemukan di Kecamatan Tirtomoyo, Karangtengah, Sidoharjo,” cetusnya.

Meski demikian yang perlu mendapatkan perhatian adalah kasus KEK Kurang Enerji Kronis. Di kecamatan Karangtengah sendiri mendapatkan prioritas, selain KEK juga banyaknya pernikahan yang dilakukan pasangan usia muda.  

“Penyebab banyaknya pernikahan usia dini lantaran di Kecamatan tersebut banyak yang tidak tuntas pendidikan sehingga angka putus sekolahnya juga cukup tinggi,” pungkasnya. (Edwi).  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00