• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM & KRIMINAL

Pasca Bentrokan di Depan PCNU Solo, PWNU Minta Warga Tahan Diri dan Tak Terprovokasi

6 December
22:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng menggeluarkan instruksi agar menahan diri dan tidak terprovokasi bentrok di depan PCNU Solo, Jumat (6/12/2019) sore. Semua PCNU di kota/kabupaten se Jateng diharapkan dapat mengkondisikan warganya.

Surat instruksi Nomor PW.11/275/C/XII/2019 itu ditujukan kepada PCNU se-Jawa Tengah dan Pimpinan Wilayah Badan Otonom NU Jateng. Dalam surat instruksi tersebut, PWNU menyikapi insiden di PCNU Solo pada tanggal 6 Desember 2019. 

Ada empat poin dalam instruksi PWNU Jateng tersebut, pertama meminta kepada segenap warga NU menjalan kegiatan seperti biasa dan tidak terpancing adanya provokasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab. 

Poin kedua, menginstrukskan kepada pengurus NU se-Jateng menjalankan program yang telah direncanakan dan disepakati dalam musyawarah organisasi. Poin ketiga, tetap menjaga marwah Jam'iyyah NU, dengan mengedepankan tata krama sosial dan koridor hukum yang berlaku. 

Poin terakhir, segenap warga NU tetap memperkuat ukuwah Nahdliyah, menjaga para masyayih, para alim dan para kyai dalam melakukan amanat diniyah dan wathaniyah. Surat ini ditandatangani Ketua PWNU Jateng H Muzammil dan diteruskan ke PBNU Jakarta. 

"Benar ada surat instruksi dari PWNU Jateng pasca terjadinya gesekan di kantor PCNU Solo. Dari PBNU juga ada SE (surat edaran) yang garis besarnya sama dengan surat PWNU Jateng," ujar Ketua PCNU Solo, M.Mashuri.

Sementara itu Wakapolres Solo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, saat ini kondisi jalan Honggowongso Solo sudah pulih. Pihaknya meminta masing masing pihak menahan diri dan tidak terprovokasi.

"Sudah kita mediasi kedua tokoh pimpinan mereka sudah bertemu memahami dan siap menyelesaikan," ungkap Wakapolres.

Menurutnya kericuhan disebabkan kesalahpahaman antar dua kelompok massa. Pasca melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolresta aksi kembali ke rumahnya melintas jalan Honggowongso. Hingga terjadi cekcok antar keduanya.

"Sebenarnya sudah kami antisipasi agar tidak lewat depan PCNU. Tapi belum terjadi bentrok karena kita sudah siapkan petugas di sini," katanya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00