• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM & KRIMINAL

Penabrak Polisi Sragen Menyerahkan Diri, Pengusaha itu Ternyata Ketakutan Sempat Tidur di Sawah

19 November
06:12 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Polisi akhirnya mengungkap pelaku kasus tabrak lari yang menewaskan seorang polri Bripka Kurniawan (35), anggota Intelkam Polsek Masaran sepekan yang lalu. Pria yang kemudian diketahui sebagai pelaku tabrak lari berinisial JP itu ternyata dikenal sebagai seorang pengusaha penggilingan padi. 

Pria asal Dukuh Kemangi RT 4/2, Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen itu diketahui juga berprofesi pedagang  beras. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat gelar perkara menyatakan JP kini diamankan di Mapolres setelah menyerahkan diri ke Polres Sragen, Jumat (15/11/2019) malam.  Pria paruh baya itu bahkan sempat dihadirkan dalam rekonstruksi yang digelar di lokasi kecelakaan, Sabtu (16/11/2019).

"JP ini menyerahkan diri kepada kami dan mengakui sebagai warga yang saat itu terlibat kecelakaan dengan anggota,” terang Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat menggelar jumpa pers,Senin (18/11/ 2019).

Menurut Kapolres alasan menyerahkan diri ini lantaran merasa ketakutan dan dihantui rasa bersalah hingga menyebabkan nyawa orang lain meninggal dunia. Saat peristiwa itu, dia mengendarai sepeda motor Honda Verza 150 bernopol AD 5385 AVE. Sedangkan korban adalah Bripka Kurniawan,  mengendarai Honda Beat warna hitam bernopol AD 6441 DIC.

“Terhadap pelaku kami kenakan pasal 310 ayat 4 dan 312 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas angkutan jalan,” tandasnya.

Sementara itu, permintaan maaf JP kepada keluarga korban dan Polres Sragen disampaikan di depan wartawan. Ia mengakui kesalahannya dan sempat ketakutan hingga tidak berani tidur di rumah. Selama pelarian ia tidak tidur di rumah, melainkan di areal persawahan. Menurut pengakuannya saat kejadian, korban sempat terpental kemudian membentur aspal.

“Selema pelarian saya tidak tidus di rumah tapi di sawah. Sebenarnya saya sempet menolong tapi malah diteriaki warga, saya ketakutan dan pilih melarikan diri,” ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00