• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM & KRIMINAL

Densus 88 Anti Teror Tangkap Tiga Terduga Teroris di Solo

18 November
21:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Tim densus 88 anti teror Mabes Polri melakukan penangkapan, sekaligus penggeledahan rumah terduga teroris di 3 tempat di Kota Surakarta, Senin, (18/11/19).

Dari informasi yang dihimpun RRI, penangkapan dilakukan di  Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari dan Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon.

Dalam penangkapan di 2 kelurahan Pasar Kliwon dan Laweyan, tim densus 88 berhasil mengamankan 2 pelaku terduga teroris dengan inisial, JM dan F, Sedangkan 1 pelaku berinisial J, berhasil ditangkap di kelurahan, Nusukan, Banjarsari, Surakarta.

Kapolres Surakarta AKBP Andi Rifa'i membenarkan adanya penggeledahan dan penangkapan pelaku terduga teroris di 3 tempat berdeda di kota Surakarta.

"Betul, tim densus melakukan penangkapan di 3 lokasi," jelas AKBP Andi saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya. 

AKBP Andy mengatakan dalam penangkapan tersebut pihaknya hanya diminta untuk membantu penggeledahan, dan kemudian menurunkan tim INAFIS Polres Surakarta.

"Tim densus 88 sebelumnya telah berkoordinasi dengan kami untuk proses penggeledahan rumah pelaku terduga teroris, kami langsung menerjunkan tim INAFIS," bebernya.

Dari proses penggeledahan di 3 tempat, Lanjut AKBP Andi, terdapat barang bukti yang di amankan diantaranya Laptop, hp, flashdisk,buku tentang jihad dan dokumen pribadi terkait keorganisasian."Barang bukti langsung diamankan tim densus 88 untuk penindakan selanjutanya," imbuhnya.

Sementara itu saat ditemui wartawan usai penggeledahan di kelurahan laweyan Ketua RW 1, Pajang, Solo, Danang Prawironoto mengungkapkan pelaku terduga teroris JM ditangkap saat hendak menuju kemasjid, lalu dilakukn penggeledahan di rumah terduga kurang lebih selama 30 menit.

"Dari informasinya, Ustaz J ditangkap saat mau ke masjid tadi waktu subuh, rumahnya tadi digeledah ada sekitar 30 menit" Ungkap Danang.

Disisi lain Danang mengaku kaget saat JM ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri lantaran Jm dikenal orang baik dan sebagai penceramah di kampung pajang.

"Ustaz JM orangnya baik, selama ini perilakunya baik di kampung, dia juga sering ceramah di masjid," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00