• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Seleksi Perangkat Desa Boyolali Utamakan Lulusan S1

15 November
20:01 2019
0 Votes (0)

KBRN,Boyolali: Lulusan sarjana bakal diutamakan dalam seleksi perangkat desa yang serentak digelar Pemkab Boyolali pada 20 November mendatang. Kendati demikian dalam penetapan pendidikan minimal perangkat desa Pemkab tetap merujuk pada UU No 6 tahun 2014 tentang Desa. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa (Dispermades) Purwanto mengatakan, pasal 50 ayat 1 undang-undang tersebut, dijelaskan bahwa perangkat desa diangkat dari warga desa dengan pendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Wacana peningkatan jenjang pendidikan menjadi sarjana bersamaan dengan kenaikan gaji perangkat desa setara PNS golongan II/a tidak bisa dilakuan. 

Pasalnya kedua kebijakan itu berpijak pada peraturan yang berbeda. Jika jenjang pendidikan berpijak pada UU No 6 tahun 2014 maka kenaikan gaji didasarkan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 43/2014 tentang pelaksanaan UU Nomor 6/2014 tentang desa. 

“Sehingga jika kami naikkan jenjang pendidikan justru merupakan hal yang salah,” tutur Purwanto di ruang kerjanya Jumat (15/11/2019).

Dia menambahkan sejauh ini pelamar dengan lulusan SMA memang masih mendominasi. Namun pelamar dengan jenjang pendidikan sarjana tetap akan diutamakan. Apalagi di era global, perangkat desa dituntut melakukan inovasi di bidang pembangunan termasuk di antaranya dalam pengelolaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).


Dalam pelaksanaan ujian seleksi nanti bobot terbesar ada dalam materi  Pendidikan Agama dan Pancasila yang mencapai 60 poin. Selebihnya calon perangkat desa diwajibkan menguasai teknologi daring dan bisa mengoperasikan komputer.

Terpisah, Sekretaris Panitia Pemilihan Perangkat Desa Glonggong, Mahayu Gusti, mengatakan saat ini untuk lowongan Kasi Pemerintahan di desanya hanya mematok pendidikan terakhir setara SMA. Jenjang pendidikan itu hanya akan berpengaruh pada 20% dari penilaian total selain ujian tertulis.


Sebagai informasi, Pemkab Boyolali membuka lowongan 174 posisi perangkat desa di 132 desa. Sejumlah posisi ditawarkan seperti Kaur Umum dan Perencanaan, Kasi Pemerintahan, Kasi Pelayanan, dan Kepala Dusun. Lowongan terbuka bagi masyarakat umum dengan syarat jika terpilih bersedia tinggal di desa setempat. Sementara untuk Kepala Dusun harus tinggal di wilayah dusun yang dipimpinnya.

  • Tentang Penulis

    Ahmad Sukisno

    Ahmad Sukisno RRI Reporter Surakarta

  • Tentang Editor

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00