• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru Sukoharjo Gelar Simulasi Tanggap Bencana

12 November
15:49 2019
1 Votes (3)

KBRN Sukoharjo : Ratusan siswa SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru Sukoharjo mengikuti simulasi tanggap bencana, Selasa (13/11/2019).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi bagi para siswa untuk melatih kesigapan sekolah ketika terjadi bencana yang sesungguhnya terutama gempa bumi.  

Pelatihan bencana diberikan langsung oleh Badan SAR Nasional (BASARNAS) Jawa Tengah yang menurunkan sebanyak 10 personilnya dan dibantu tim PMR dari sekolah setempat.

“Dalam simulasi tersebut para siswa mendapat pengarahan sekaligus praktik langsung langkah-langkah yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi saat aktivitas belajar di sekolah ,” ungkap Koodinator lapangan dari Basarnas Jawa Tengah Tri Puji.

Menurutnya, simulasi bencana sengaja dilakukan sejak dini untuk mengenal atau mendeteksi datangnya bencana.

Apalagi di Indonesia termasuk negara yang rawan bencana gempa bumi dan hal itu sering terjadi berbagai daerah.

“ Tujuan simulasi sendiri dikatakan Tri Puji memberikan edukasi kepada seluruh siswa terutama tim PMR agar saat terjadi bencana dalam melakukan evakusi secara mandiri ,” cetusnya.

Lebih lanjut dikatakan setelah mengikuti simulasi itu diharapkan siswa tidak panik dan bisa bertindak sesuai prosedur yang benar.

“ Ya, jika gempa terjadi saat siswa berada di dalam kelas, maka yang harus dilakukan adalah berlindung menunduk di bawah meja dengan tangan memegangi kaki-kaki meja sampai gempa berakhir. Setelah itu, tanpa berdesak-desakan keluar ruang menuju titik berkumpul yang aman di lapangan sekolah dengan posisi tangan melindungi kepala dan leher ,” tutur Tri Puji.

Sementara itu Direktur Pendidikan Al Azhar Solo Baru Sukoharjo Kartika Dewi simulasi sangat penting agar siswa tidak panik dan melakukan prosedur dengan benar saat terjadi gempa.

“ Sebelumnya tim Basarnas juga sudah berkali-kali memberikan edukasi teori baik kepada Guru dan Staf serta siwa tentang tanggap bencana ,” ungkapnya.

Pihaknya berharap hasil simulasi dapat dipergunakan sebagai pembelajaran bagi para  siswa, sehingga jika suatu saat terjadi bencana alam yang sesungguhnya mereka siap menolong dirinya sendiri. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00