• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PENDIDIKAN

Gedung PAUD Jagalan Ambruk, 3 Tahun Pemkot Tak Beri Respon

11 November
19:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Puluhan anak di bawah 5 tahun yang tergabung dalam Kelompok Bermain Harapan Bangsa, Jagalan, kecamatan Jebres tetap belajar dan bermain dengan ceria. Kendatipun  gedung yang dipakai hanya ala kadarnya, jauh dari kesan representatif.

Pantauan RRI, Senin (11/11/2019), kelas darurat yang dibangun menempel pada gedung yang telah ambruk. Bangunan hanya dibatasi triplek setinggi 1 meter dan beratapkan seng.

Ini merupakan upaya darurat yang dilakukan pengelola sekolah, setelah hampir 3 tahun gedung milik LPMK setempat tersebut ambruk, tak juga mendapatkan penenaganan serius Pemerintah Kota.  

Padahal pihak pengelola sudah melakukan berbagai upaya untuk mengkomunikasikan persoalan tersebut ke Dinas terkait namun belum mendapat respon. Akhirnya pengelola sekolah mengadu ke Dewan ketika ada kegiatan reses.

Saat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Sugeng Riyanto menyatakan, pihaknya akan mengkomunikasikan persoalan ini ke Pemerintah Kota agar segera mendapatkan prioritas. "Sebab dengan keterlambatan penanganan  tersebut menjadi preseden buruk bagi Pemkot," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah KB Harapan Bangsa Sri Wahyuningsih menyatakan, kondisi ini berdampak pada ketidaknyamanan belajar mengajar. Selain itu bangunan lawas berusia 40 tahun yang ambruk dan belum diperbaiki ini membawa pengaruh pula berkurangnya jumlah siswa.

“Berpengaruh anak-anak siang hari panas sekali. Jumlah anak juga berkurang dulu 44 orang sekarang separuhnya,” ungka Wahyuningsih.

Peristiwa Gedung KB Harapan Bangsa yang menempati lahan LPMK Jagalan ambruk hampir 3 tahun lalu, tepatnya 27 Januari 2017. Untungnya tak ada korban jiwa karena peristiwa tersebut, karena terjadi pada Hari Minggu jam 3 dini hari. Saat tidak ada aktivitas kegiatan belajar mengajar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00