• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KESEHATAN

Antisipasi Penyakit Tidak Menular, Dinkes Karanganyar Serahkan Alat Posbindu Kit ke 140 Kepala Desa

4 November
23:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar: Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar menyerahkan 140 alat Posbindu kit kepada kepala desa di wilayah Karanganyar. Penyerahan disela kegiatan advokasi pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM).

Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Karanganyar Juliyatmono kepada empat perwakilan kepala desa di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Cucuk Heru Kusumo mengungkapkan Posbindukit tersebut untuk digunakan kepala desa melakukan pemetaan penyakit tidak menular di masyarakat sebagai upaya pencegaahaan.

"Pada Kesempatan ini kita juga serahkan 140 alat Posbindu Kit, untuk kepala desa, agar segera melakukan screaning kepada masyarakat," ungkap Cucuk saat membuka advokasi pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin, (4/11/19). 

Cucuk mengatakan, jumlah tersebut masih belum memenuhi kebutuhan seluruh desa di wilayah karanganyar yang mencapai 177 Desa. Nantinya dalam pemenuhan jumlah tersebut dilakukan secara bertahap.

"Ini alat yang kita bagikan baru 140, belum mencukupi seluruh desa di karangnyar berjumlah 177, nanti kita lengkapi secara bertahap," katanya.

Selain itu, Cucuk mengatakan berdasarkan data secara nasional, beberapa penderita penyakit tidak menular mulai meningkat di antaranya darah tinggi dan diabetes, dengan angka presentase penyakit gula mencapai 21 persen dari total kesakitan dan dari penyakit darah tinggi sekitar 26 persen.

"Penyakti tidak menular sudah mulai bergeser meningkat, disamping penyakit menular, beberapa  penyakit tidak menular yang meningkat yakni darah tinggi dan diabetes," Terangnya.

Konsidi ini berpengaruh negatif pada pencapaian derajat kesehatan di masyarakat. "Perlu adanya screaning dan pemberian penyuluhan bagi warga masyarakat untuk menerapkan gerakan hidup sehat," imbuhnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta para perangkat camat hingga desa untuk segera melekakukan pemetaan dan pemantauan terhadap penyakit tidak menular di masyarakat sekaligus mensosialisasikan pentingnya gerakan hidup sehat.

"Saya harap, setelah kegiatan ini, para camat menginformasikan kepada kades, lalu ke kadus, dan ke pak RT supaya menggerakan masyarakat untuk menerapkan Gerakan hidup sehat," katanya.

Juliyatmono mengatakan, koordinasi harus cepat dan tepat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Sehingga bila tejadi permasalahan dapat segera ditindaklanjuti.

"Pak camat itu harus punya grub Whatsapp dengan para ketua RT, jadi komunikasinya bisa cepat, apapun bisa di koordinasikan langsung, kan jaman sudah canggih" tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00