• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

EKONOMI

Bupati Tetapkan UMK Karanganyar 2020 Rp 1.989.000

4 November
23:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar: Bupati Karanganyar Juliyatmono menetapkan nominal Upah Minimum Kabupaten-UMK Karanganyar tahun 2020 yang diusulkan ke pemerintah provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 1.989.000. Bupati mengatakan nominal yang ditetapkan tersebut sudah berdasarkan Peraturan Pemerintah-PP 78 tahun 2015 dengan perhitungan angka inflasi ditambah angka pertumbuhan ekonomi dan dikalikan dengan UMK tahun 2018. 

"Alat ukurnya berdasarkan PP 78 tahun 2015, UMK untuk tahun 2020 kita tetapkan jadi 1.989.000, ini sudah kita kirim ke gubernur," katanya saat ditemui wartawan di rumah dinas bupati, Senin, (4/11/19). 

Untuk diketahui nominal tersebut naik 8,15 persen, sedangkan bila dibandingan dengan UMK tahun 2018, naik sebesar 156.000. Lanjut, Juliyatmono, penentuan berdasarkan PP 78 tahun 2015 tersebut sudah tepat dan tidak melalui pertimbangan lain, lantaran dalam menentukan UMK perlu adanya pertimbangan terkait keberlangsungan perusahaan sebagai wadah para pekerja. 

"Yang harus di pertimbangkan adalah bagaimana perushaan itu tetap konsisten, bagaimana menajalankan usahanya sekalipun sitengah situasi, kenaikan 1000 hingga 2000 itu membuat perusahan harus menghitung kembali berbagai komponen," terangnya. 

Selain itu juga agar tetap dapat menghadapi iklim persaingan tahun 2020 mendatang yang diperkirakan semakin ketat. Untuk itu diharapkan semua pihak dapat menerima keputusan Nominal UMK yang sudah berdasarakan Peraturan tersebut. 

"Iklim Investasi perlu kondusifitas, serikat buruh ini harus terus dijaga jangan sampai ada pengurangan pekerja, jadi diharapkan semua bisa menerima keputusan ini yang sudah sesuai PP 78 tahun 2015," jelasnya. 

Disinggung mengenai nominal Usulan dari para buruh sebesar 2.168.000 rupiah bupati karanganyar Juliyatmono mengatakan terkait penentuan UMK telah dilakukan dewan pengupah. 

Sementara itu Ketua APINDO Karanganyar Edy Dharmawan mengatakan mendukung keputusan nominal yang ditetapkan bupati karangnyar meskipun terdapat selisih dari usulan awal namun pada nilai tersebut dianggap sudah sesuai lantaran penetapan berdasarkan PP 78 2015. 

"Pada dasarnya kita sejak awal mengusulkan sesuai dengan PP 78 tahun 2015, ya kita setuju dengan keputusan pak bupati," katanya. 

Disisi lain ketua KSPN Karanganyar Hariyanto mengatakan merasa kecewa dengan keputusan tersebut karena penentuan tidak melalui musyawara dengan para buruh. 

"Kita terus terang kecewa, karena kami tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan, padahal kita sudah tunggu hingga hari minggu kemarin, tapi tiba-tiba sudah diputuskan," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00