• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

Audisi Bulutangkis PB Djarum di GOR RM Said Karanganyar Diikuti 600-an Atlet

26 October
20:20 2019
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Upaya PB Djarum menjaring bibit pebulutangkis yang akan menjadi kebanggaan Tanah Air di masa mendatang dalam rangkaian Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 terus bergulir.

Setelah sukses diselenggarakan di Bandung, Purwokerto, dan Surabaya, proses seleksi akan digelar di Solo Raya, Jawa Tengah pada tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2019 di GOR RM Said, Karanganyar.

Tahun ini, pencarian atlet belia difokuskan pada dua kelompok usia yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), baik putra dan putri. Dengan fokus pada dua kategori ini, PB Djarum berharap bisa secara maksimal mengasah bakat dan mental para atlet sejak dini.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis kembali digelar di Solo Raya karena animo yang cukup tinggi mengingat Solo Raya meliputi Kota Praja Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali.

Bibit berkualitas di Solo Raya bisa dilihat pada Audisi Umum tahun lalu di mana Solo Raya mendominasi jumlah peserta yang meraih Super Tiket yang melaju ke babak Final Audisi di Kudus. Solo Raya menyumbangkan 48 peserta dari total 219 pebulutangkis penjaringan delapan kota di tahun 2018.

Berkaca dengan raihan Super Tiket tahun lalu di Solo Raya, hal itu menunjukkan bahwa wilayah ini menyimpan banyak sekali bibit-bibit pebulutangkis berkualitas super yang berpotensi menjadi pahlawan Indonesia di dunia bulutangkis di masa mendatang. Untuk itu, kami kembali menggelar Audisi Umum di Solo Raya,” ungkap Yoppy Rosimin dalam prescon di rumah dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (26/10/2019).

Menurutnya, bibit-bibit pebulutangkis berkualitas di Solo Raya sudah mulai menunjukkan tajinya di kancah internasional. Salah satunya ialah Ribka Sugiarto yang sukses menjadi kampiun di ajang Asia Junior Championships 2018. Lalu, ada pula nama Leo Rolly Carnando asal Klaten yang baru saja memboyong medali emas di sektor ganda putra dalam ajang World Junior Championships 2019.

Melalui Audisi Umum di Solo Raya ini kami berharap bisa menemukan lebih banyak lagi bakat-bakat istimewa seperti Leo dan Ribka yang akan diasah kemampuan dan mentalnya di PB Djarum sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di masa depan,” tandasnya.

Manager Tim PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan proses penjaringan akan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat yang berisikan legenda bulutangkis Indonesia dan juga pelatih PB Djarum. Skuad ini akan dikomandoi langsung oleh Fung, dengan anggota tim Denny Kantono, Fran Kurniawan, Sigit Budiarto, Lilyana Natsir, Ellen Angelina, Fung Permadi, Basri Yusuf, Komala Dewi, Bandar Sigit, Imam Tohari, Reni dan Engga Setiawan.

Tim Pencari Bakat akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menemukan bibit berkualitas pada Audisi Umum yang digelar selama tiga hari di Karanganyar ini. Mereka akan terjun langsung memantau bakat istimewa para peserta baik dari segi teknik, skill hingga postur tubuh. Tapi, bila ada pemain yang memiliki bakat istimewa lainnya, kami juga membuka pintu untuk bergabung dan berlatih sebagai atlet PB Djarum,” ungkap Fung.

Selain menilai bakat para pebulutangkis muda, Fung menyakini kehadiran Tim Pencari Bakat akan memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik saat menjalani Audisi Umum.

"Kehadiran para legenda bulutangkis di Audisi Umum, akan memberikan pengalaman dan motivasi yang tak ternilai bagi anak-anak yang mencintai bulutangkis," imbuh Fung.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari pertama Audisi Umum akan dimulai dengan Tahap Screening, di mana tiap-tiap peserta akan dinilai kemampuan, bakat dan tekniknya di atas lapangan oleh Tim Pencari Bakat. Setelah lolos Tahap Screening, para peserta kemudian masuk di fase turnamen dengan sistem gugur guna memperebutkan Super Tiket untuk berlaga di babak Final Audisi Umum yang akan diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah pada 20-22 November 2019 mendatang.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono yang juga Ketua Umum Pengkab PBSI Karanganyar berharap, pada tahun-tahun mendatang di GOR RM Said juga siap menjadi tuan rumah audisi Bulutangkis termasuk kejurnas hasil audisi.

" Ya, jelas kami berharap pihak Djarum dapat meng agendakan kejurnas dapat di gelar di Karanganyar ," tukas Bupati. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00