• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PENDIDIKAN

Siswa SDN Tanjung 1 Nguter Sukoharjo Rayakan Pelantikan Presiden Dengan Cara Unik

21 October
23:27 2019
0 Votes (0)

KBRN Sukoharjo : Pelantikan presiden dan wakil presiden pasangan JoKo Wi - Maruf Amin mendapat perhatian masyarakat Indonesia.

Tidak terkecuali di Kabupaten Sukoharjo dimana ratusan siswa SDN Tanjung 1 Kecamatan Nguter merayakan pelantikan tersebut dengan cara yang berbeda.

Kegiatan yang diprakarsai MURESKO dimulai dengan mewarnai gambar presiden dan wakil presiden.

Setelah mewarnai selesai, gambar presiden dan wakil presiden kemudian ditempelkan di dinding Museum Jawi.

Setelah itu, siswa SDN Tanjung 1 kemudian bermain peran, ada yang sebagai presiden, wakil presiden, serta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Koordinator Acara dari MURESKO Sukoharjo, Bimo Kokor Wijanarko kepada wartawan mengataan euforia pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia yang baru masih terasa.

“ Kegiatan itu juga dapat dijadikan sebagai media pembalajaran generasi penerus utamanya siswa sekolah ,” ungkap Kokor kepada wartawan Senin (21/10/2019).

Menurutnya, siswa diajak untuk mewarnai gambar presiden dan wapres dan hasilnya ditempelkan di dinding.

“ Kegiatan yang dilakukan juga tidak semata-mata untuk merayakan pelantikan presiden dan wakil presiden saja. Akan tetapi sekaligus sebagai wahana pembelajaran terhadap para siswa untuk mengenal pemimpin negeri ini ,” tukasnya.

Pendapat yang yang juga disampaikan Guru SDN Tanjung 1 Dwi Setyorini yang mengakui bahwa jika kegiatan itu tidak hanya sekadar perayaan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Namun, lebih untuk memberikan edukasi kepada siswa agar mengenal presiden dan wakil presiden yang baru. Termasuk mengetahui nama-nama kementerian dalam Kabinet Kerja.

“ Pembelajaran tidak harus didalam kelas. Dengan acara itu siswa setidaknya mengetahui nama-nama kementerian yang ada melalui pembelajaran untuk PPKn dan juga IPS.

, “ ungkapnya. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00