• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Pelajar SMKN 2 Sragen Kibarkan Bendera Tauhid, Ini Penjelasan Sekolah

16 October
14:31 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Pelajar SMKN 2 Sragen mengibarkan bendera tauhid diduga lambang ormas terlarang. Dalam foto yang beredar dikalangan wartawan Rabu (16/10/2019), dua orang siswi nampak membentangkan bendera warna hitam bertuliskan lafadz kalimat tauhid.

Dalam foto tersebut ada 23 siswa berhijab, biru tua dengan seragam lengan panjang warna biru muda. Dua siswi di tengah membentangkan bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid warna putih. 

Satu siswi mengibarkan bendera merah putih, satu lagi mengibarkan bendera organisasi sekolah. Selain itu seorang siswi mengibarkan bendera berwarna merah putih hijau diduga bendera Negara Palestina. Mereka nampak tengah foto bersama di halaman sekolah.

Sementara foto yang lain jumlah peserta lebih banyak. Pelajar laki laki lebih banyak dengan jumlah puluhan. Bendera tauhid nampak sebagai begrone. Sementara bendera Rohis dan Merah putih ada di samping kanan kiri.

Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Sragen Setyanjadi dikonfirmasi membenarkan pelajar yang di dalam foto adalah siswi SMKN 2. Namun demikian pihaknya membantah jika siswanya terpapar organisasi terlarang. 

"Tidak ada masalah, itu Pelantikan Pengurus Rohis di sekolah. Ada keterangan resmi dari dinas kok," ujar Setyanjadi kepada wartawan, Rabu (16/10/2019).

Rohani Islam (Rohis) adalah sebuah organisasi memperdalam dan memperkuat ajaran Islam. Rohis sering disebut juga Dewan Keluarga Masjid, yang biasanya  ekstrakurikuler di sekolah untuk dakwah, dan berbagi pengetahuan Islam.

Ditanya sikap sekolah pasca beredarnya foto tersebut, Setyanjadi mengatakan akan menangani dan diantisipasi kedepannya. Pihaknya yakin murid-muridnya tidak punya maksud untuk mengibarkan bendera tersebut. Pihaknya mengaku telah bertemu dengan yang berwajib untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Sebenarnya anak-anak tidak punya maksud untuk itu. Sudah ketemu dengan kepolisian juga," tandasnya.

Dia mengklaim banyak murid SMKN 2 yang mengikuti ekstrakurikuler Rohis. Sekali lagi dia menegaskan bendera yang dibawa muridnya bendera Palestina dan bendera tauhid itu untuk foto, bukan dikibarkan. 

"Makanya kita selesaikan, itu ada gurunya ada proposal juga. Hanya gak nyangka sampai seperti ini." 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00