• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

OLAH RAGA

NPC Indonesia Kirim 18 Atlet Pada Inas Global Games 2019 di Australia

8 October
23:37 2019
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mengirimkan 18 atlet untuk berlaga dalam INAS Global Games 2019 yang akan berlangsung di Brisbane Australia, 12 hingga 19 Oktober mendatang.

Pada olahraga multi ivent yang diikuti seratusan negara dari belahan dunia itu kontingen merah putih menyikuti tiga cabang olahraga dari 9 olahraga yang dipertandingkan.

Ketiga cabor itu adalah Atletik, Tenis meja dan Renang.

Wakil Sekjen  NPC Indonesia Rima Ferdianto mengungkapkan, INAS Global Games merupakan organisasi internasional yang menaungi atlet atlet tuna grahita.

“ Dalam kejuaraan itu, terdapat kategori untuk atlet yang memiliki IQ di bawah 75, down syndrome, dan autisme berat ,” ungkap Rima dala jumpa persnya di kantor Pusat NPC Solo, Selasa (08/10/2019).

Menurutnya, NPC Indonesia hanya mengirimkan atlet tuna grahita dengan kategori memiliki IQ di bawah 75 sesuai yang nanti akan dipertandingkan dalam Paralympic Tokyo 2020.

“ Dari 18 pemain yang diberangkatkan ke negeri Kanguru, merupakan atlet yang telah memenuhi minimum qualification score (MQS) ,” tukasnya.

Lebih lanjut Rima Ferdiyanto juga nenjelaskan dengan mengikuti INAS Global Games, jika hasilnya bagus akan mendukung mereka ke Paralympic.

“ Selain atlet ke Brisbane, dalam waktu yang hampir bersamaan, NPC Indonesia juga mengirimkan tiga atletnya untuk mengikuti kejuaraan world shooting parasport di Sidney Australia yang dilaksanakan 11 hingga 18 October 2019 ,” ungkapnya.

Menurut dia, jika ketiganya nanti MQS memenuhi peringkat tertentu, maka akan lolos ke Paralympic.

Sementara itu Presiden NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan, para atlet menembak diundang dalam kejuaraan world shooting para Sport di Sidney Australia karena memiliki point untuk masuk ke Paralympic Tokyo.

“ Ya, jika mereka mampu meraih target maka para petembak NPC mendapatkan kesempatan tampil di Olahraga multi ivent khusus bai atlet difabel tingkat dunia “ tukas Senny. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00