• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

EKONOMI

Terapkan Inovasi Teknologi Budidaya Ikan Lele Baru, UNNES Berikan Sosialisasi Anggota Polres Karanganyar

30 September
19:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar : Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkerjasama dengan Kemenristekdikti menggandeng Polda Provinsi Jawa Tengah menerapkan inovasi teknologi tepat guna budi daya Ikan lele tebar padat tinggi dengan sistem Bioflokulasi Flock Forming Bacteria yang diterapkan di Polres karanganyar sebagai pilot project.

Penerapan teknologi tersebut disosialisaikan kepada puluhan anggota polres Karanganyar, yang menjelang purna tugas di aula gedung wira pratama satu Polres Karanganyar, Senin, (30/9/19).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES Prof. Dr. Agus Nuryatin, M. Hum mengatakan Penerapan Inovasi teknologi ini untuk memberikan kemampuan pengolahan hingga pemasaran budidaya lele kepada mitra anggota polri yang akan pensiun.

"Universitas Negeri Semarang menerapkan  teknologi tepat guna budidaya lele tebar padat tinggi  sistem Bioflokulasi Flock Forming Bacteria kepada para anggota polri yang akan pensiun, anggota babinkamtibmas, dan anggota KBPP Polri Resor Karanganyar," katanya.

Dijelaskan Agus pemilihan budidaya ikan lele tersebut lantaran lele memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, banyak masyarakat yang gemar mengkonsumsi ikan lele karena memiliki tekstur yang tebal dengan cita rasa khas.

"Budidaya ikan lele masih memiliki beberapa masalah  seperti kualitas daging yang kurang baik karena penurunan kualitas air, biasanya akibat lingkungan budidaya yang tidak terkontrol," jelasnya.

Prof Agus mengatakan dengan inovasi sistem Bioflokulasi Flock Forming Bacteria ini dapat menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan tersebut.

"Sesuai Tujuan Program penerapan teknologi ini, para mitra diberikan sosialisasi sistem budidaya lele dari pemilihan bibit, pakan, kolam, pemeliharaan, penanganan penyakit, menegemen keuangan serta hibah saran produksi perikanan," ungkapnya.

Agus menyampaikan diharapkan anggota polri yang akan pensiun dapat mengembangkan usaha budidaya ikan lele dengan teknologi modern dan inovatif.

Sementara itu Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi mengungkapkan untuk tahap awal, terdapat 10 kantor polsek yang dijadikan lokasi penerpan Inovasi teknologi Bioflokulasi Flock Forming Bacteria diantaranya Kantor Polsek Jumapolo, Matesih, dan Tawangmangu.

"Ada 10 titik atau polsek yang nanti dikasih bantuan berupa 1000 bibit lele, pembuatan kolam, sama pemberian makan probiotik selama 3 bulan," ungkapnya.

AKBP Catur berharap bantuan budidaya ikan lele tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga dapat menjadi usaha yang berkelanjutan bagi para anggota yang akan pensiun.

"Nanti kalo sudah selesai bantuan selama 3 bulan, ya harus dilanjutkan jadi bisa untuk usaha setelah pensiun," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00