• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

EKONOMI

Kembangkan Potensi Tanaman Krisan, Ratusan Warga Dusun Nglurah Ikuti Pelatihan

24 September
16:42 2019
1 Votes (1)

KBRN, Karanganyar: Ratusan warga dari 3 kelompok tani di wilayah dukuh nglurah kecamatan tawangmangu Kabupaten Karanganyar mengikuti pelatihan budidaya tanaman hias jenis krisan, Selasa, (24/9/19), yang digelar di pendapa dukuh setempat.

Pelatihan tersebut diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani-PNM dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro kecil menengah dan koperasi dengan menerapkan prinsip perseroan terbatas.

Pelatihan diawali dengan pemberian teori budidaya tanaman hias krisan seperti pemilihan tanah untuk tanaman hias serta cara penanaman, kemudian dilanjutkan dengan praktek penerapan teori.

Ditemui wartawan di sela pelatihan Pimpinan Cabang PNM Solo Budi Santoso mengungkapkan dalam pelatihan kali ini pihaknya menggandeng akademisi Universitas Sebelas Maret- UNS Solo untuk melakukan pendampingan kepada para peserta.

"Kita mengundang dari fakultas pertanian UNS Solo sebagai fasilitator," ungkap Joko saat ditemui wartawan di sela pelatihan.


Joko mengatakan pelatihan tersebut berlangsung secara 5 tahap dari penjajakan hingga pengembangan pemasaran.

"Ini ada 5 tahap, kemarin sudah tahap awal penjajakan, sekarang tahap pelatihan kemudian dilanjutkan tahap selanjutnya sampai nanti pengembangan pangsa pasar," katanya.

Lanjut Joko pemilihan tanaman Hias jenis Krisan sendiri lantaran memiliki nilai jual tinggi serta pangsa pasar yang cukup luas, sadangkan di wilayah Nglurah yang notabennya wilayah pengusaha tanaman hias, belum terdapat budidaya tanaman jenis krisan lantaran keterbatasan pengetahuan budidaya tanaman krisan.

"Selama ini, tanaman jenis krisan belum tergarap, dan krisan memiliki nilai jual tinggi, permintaan tinggi, dan disini belum ada yang berani menanam karena keterbatasan knowlage atau pengetahuan potensinya di sini," bebernya.

Sementara itu Ketua RW dukuh Nglurah Wagimin mengungkapkan selama ini penjualan tanaman hias jenis krisan di dusun nglurah mengambil dari kota malang, bukan hasil pembibitan warga sekitar, padahal harga jual tanaman jika sudah sampai karanganyar berbeda jauh dengan harga dasar jual taman.

"Kita kalo jualan disini itu ambil dari malang, itu melewati beberapa tangan, jadi sampek sini harganya sudah berubah jauh," ungkapnya.

Joko berharap dengan pelatihan ini warga dapat membudidayakan tanaman krisan secara mandiri sehingga dengan harga jual sama namun dari hasil pembibitan mandiri "jadi keuntungan yang didapat warga akan lebih besar," tambahnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00