• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PENDIDIKAN

ICMI dan UMS Kampanyekan Waspadai Maraknya Perilaku LGBT

5 September
21:21 2019
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Nasional bertemakan “Menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa dari Malapetaka Moral pada Perilaku Menyimpang Hubungan Seksual Sejenis”, Kamis (05/09/2019).

Seminar yang digelar di Gedung Auditorium Mohammad Djazman itu diikuti sekitar 500-an peserta yang sebagian besar mahasiswa utusan dari sejumlah Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Solo Raya.

Bertindak sebagai nara sumber pada kegiatan tersebut adalah Prof. Dr. Aida Vitayala, Guru Besar Komunikasi Gender IPB, dr. Hanny Nilasari, Sp. Kk, dokter spesialis penyakit kelamin dari Universitas Indonesia, Dr. Herawati Tarigan, Anggota DPR-RI Komisi VIII, Dr. Masnasari, Tim Ahli Komisi Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Dr. Didin Muhafidin, kebijakan publik.

Masing-masing narasumber membahas topik dari sudut pandang keahlian dan jabatan narasumber untuk menghasilkan pembahasan yang menyeluruh.

Yang menarik adalah riset yang dilakukan oleh dr Hanny Nilasai terhadap pasiennya.

“ Ternyata lebih dari 50 persen pasein yang datang kepada kami, saat ditanya pernah melakukan hubungan seksual sebelum nikah dan sebagian besar juga berganti pasangan,” ungkap dr. Hanny.

Wakil Ketua Umum ICMI, Dr. Sri Astuti Buchari  mengatakan kondisi hubungan perilaku seksual sejenis di Indonesia cukup memprihatinkan.

“ Di Amerika dan Eropa sudah 5 persen dari total jumlah penduduk yang terjangkit penyakit seksual akibat perilaku LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender), sementara di Indonesia sudah mencapai 1 persen,” ungkap Sri.

Meski angkanya terlihat kecil, akan tetapi menurut Sri Astuti, ini merupakan masalah yang besar dan darurat.

“ Mengingat bahaya hubungan seksual sejenis, ancamannya tidak hanya menimbulkan penyakit, tetapi juga kematian ,” cetusnya.

Sementara itu Rektor UMS, Prof. Dr Sofyan Anif, menyebut seminar dengan tema tersebut sangat penting karena menyangkut masa depan anak muda.

“ Mereka para anak muda ini jangan sampai rusak sebelum bersemi karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa ,” cetusnya.

Menurutnya perlu perhatian khusus bagi para penderita penyakit seksual untuk tidak dijauhi, namun justru perlu pendampingan dan penyadaran. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00