• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PENDIDIKAN

Mahasiswa HKI IAIN Surakarta Gelar Talk Show, Kupas Konstelasi Profesi Hukum Islam

28 August
22:25 2019
1 Votes (5)

KBRN, Surakarta: Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah, IAIN Surakarta menggelar talk show, Rabu (28/8/2019). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FAB, IAIN Surakarta mengusung tema, Konstelasi Profesi Hukum bagi Sarjana Hukum Keluarga Islam Spektrum Akademisi dan Praktisi.

Talk show menghadirkan dua narasumber yaitu Abdurrahman dari Kepala KUA Gantiwarno, Klaten.  Pelapor grativikasi terbanyak dari KPK, sebagai praktisi. Sedangkan satunya Muhammad Latif Fauzi sebagai akademisi yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral di Leiden University, Belanda.

Abdurrahman menerangkan, bahwa praktik di lapangan berhadapan dengan masyarakat, jauh dari teori yang didapatkan di bangku perkuliahan. 

"Menghadapi masyarakat itu harus sabar, banyak hal-hal yang terjadi yang tidak bisa kita prediksi, jadi sebagai praktisi harus siap," ungkap
Abdurrahman.

Menurutnya, pemahaman tentang regulasi dan undang-undang perlu mahasiswa tingkatkan, sebagai bekal ketika lulus. Sehingga tidak kebingungan memutuskan untuk memilih profesi sesuai dengan bidang Hukum Keluarga Islam.

"Menghadapi masyarakat itu gampang-gampang susah, apalagi kalau orang Jawa. Kalau sudah menikahkah itu dikasih amplop berisi uang. Padahal kan itu tidak boleh, karena itu termasuk gratifikasi.  Sudah saya tolak, namun tetap maksa. Akhirnya jalan tengahnya ya diterima namun dilaporkan ke KPK, tidak dipakai sendiri," ujarnya.

Pola masyarakat sering berbenturan dengan peraturan yang ada. Disaat harus taat pada regulasi, di sisi yang lain juga harus menghargai orang yang memberi, walaupun sudah kita tolak. Jadi jalan tengahnya adalah melaporkan saja.

"Sebagai Penghulu dua hukum yang dipakai dan dijadikan pedoman. p
Pertama hukum negara, kedua hukum agama berupa syariat. Jadi harus imbang dan tidak saling mengalahkan satu sama lain," tandas Abdurrahman.

Sementara itu Muhammad Latif dalam paparannya menyampaikan peluang sarjana HKI sebagai akademisi. "Pilihan kalian nanti kalau sudah lulus itu ada dua, pertama sebagai praktisi seperti Pak Abdurrahman, dan sebagai akademisi sebagai dosen, pengamat, bisa juga sebagai peneliti," ucap Latif. 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberi pemahaman bagi mahasiswa HKI yang sedang menempuh studinya. Dengan harapan memiliki pandangan yang luas terhadap peluang kerja mereka.

"Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan mahasiswa HKI mampu menempa dirinya lebih giat lagi untuk mempersiapkan diri di dunia kerja," ungkap Ketua HMJ Indira Rahma dalam sambutannya. 

Talk show diikuti sekitar 100 mahasiswa. Mereka antusias mengikuti kegiatan sampai selesai. Bahkan banyak yang penasaran, sehingga banyak pertanyaan kepada narasumber. Syarif/MI

  • Tentang Penulis

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

  • Tentang Editor

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00