• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM & KRIMINAL

Evaluasi Arus Mudik, Lakalantas Meningkat Kemacetan Berkurang

12 June
14:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Angka kecelakaan lalulintas selama arus mudik balik Lebaran 2019 di Kabupaten Sragen meningkat signifikan dari tahun lalu. Selama Opersai ketupat candi berlangsung terjadi 29 kasus lakalantas dengan korban dua orang meninggal dunia.

"Jumlah itu meningkat 12 kasus dari tahun lalu yang hanya 17 kasus lakalantas," ungkap Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan disela evaluasi Operasi Ketupat Candi 2019 di Mapolres, Selasa (11/6/2019).

Kapolres menyebutkan selama berjalannya operasi mulai 29 Mei sampai 10 Juni ini, ada sekitar 29 perkara lakalantas. Setidaknya sampai Minggu (9/6) malam dua orang korban meninggal. Sementara korban luka ringan 40 orang. "Luka berat nihil," ujarnya.

Satu korban meninggal dunia tersebut satu kejadian di jalan tol ruas Solo-Ngawi. Sedangkan satu kejadian lagi di jalan Arteri ruas Solo-Madiun tepatnya antara kecamatan Sidoharjo dan Masaran. Menurut Kapolres penyebab lakalantas rata-rata humen eror atau faktor kelelahan, hingga melanggar rambu-rambu lalulintas.

"Faktor utama memang humen eror. Kelelahan kemudian melanggar, menyebrang sembarangan dan tidak patuh aturan," tandasnya.

Sementara itu Kapolres menjelaskan, meski angka lakalantas meningkat, kemacetan di Sragen menurun, bahkan hampir tidak terjadi. Menurutnya kemacetan hanya terjadi di exit tol Pungkruk Sidoharjo, karena antreaan gardu tol. 

"Di tol memang antrean masuk saja, sudah langsung diatasi. Di simpang Gemolong yang diprediksi akan terjadi kemacetan justru lebih lancar. Jalur arteri juga tidak ada kepadatan karena operasional tol."

  • Tentang Penulis

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

  • Tentang Editor

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00