• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Damkar Sukoharjo Hingga Akhir 2018 ini Tangani 250 Kasus Serangan Tawon

18 December
22:50 2018
0 Votes (0)

KBRN Sukoharjo : Tim Damkar Satpol PP Pemkab Sukoharjo selain menangani kebakaran, juga menangani kasus serangan tawon.  

Total sejak bulan Januari hingga Desember 2018 ini tim Damkar sudah menangani sebanyak 250 kasus sarang tawon gung di kawasan permukiman penduduk dan kasus tersebut masuk kejadian luar biasa (KLB).

Ironisnya tercatat sudah 6 orang meninggal dunia akibat sengata tawon gung, saat berusaha membasmi secara manual.

Selain 6 meninggal puluhan warga lainnya termasuk satu petugas Damkar juga sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pemkab Sukoharjo Margono kepada RRI mengakui, jika hampir setiap hari pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat untuk menangani serangan tawon.

“ Ya, rata-rata ukuran sarang lebah yang dimusnahkan seukuran kepala manusia, bahkan lebih besar lagi. Biasanya sarang lebah tersebut berada di pohon, atap rumah, dan lokasi lain. Lantaran ukuran sarang yang besar tersebut masyarakat memanggil petugas pemadam kebakaran untuk melakukan operasi tangkap tawon atau OTT ,” ungkap Margono kepada RRI, Selasa (18/12/2018).

Menurutnya, untuk memusnahkan sarang tawon tersebut, petugas menggunakan pakaian tertutup guna menghindari sengatan lebah.

Selain itu, cairan yang dipergunakan untuk menyemprot harus berkekuatan tinggi dengan menggunakan air busa sabun deterjen.

“ Kami meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada Damkar jika diketahui di daerah pemukiman terdapat sarang tawon dan tidak melakukan OTT secara mandiri. Sebab jika terlambat melakukan penanganan keberadaan tawon tersebut sangat membahayakan ,” cetusnya.

Margono lebih lanjut juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan OTT seiring laporan yang masuk dari masyarakat.

Eksekusi pengusiran tawon oleh Damkar pun mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Kepala Desa Dusun 1 Celep Sukoharjo, Kuswanto mengungkapkan kejadian tersebut merupakan kali kedua di wilayahnya.

“ Pada tahun lalu sempat ada serangan tawon namun tidak sempat menimbulkan korban ,” ungkapnya. (Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00