• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

EKONOMI

E-Commerce Masih Menjadi Pro Kontra di Kota Solo

7 March
20:01 2018
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Sejumlah Pedagang di Kota Solo, Rabu (7/3/2018) siap memenuhi pajak E-Commerce sebesar 0,5 persen, namun sebagian ada yang masih keberatan.

“Kami sudah memahami tentang E-Commerce, karena 3 bulan sebelumnya sudah ada sosialisasi, namun sampai sekarang belum ada penarikan pajak,” ujar Umul Choiriyah, Salah seorang pedagang di Beteng Trade Center BTC Solo yang juga membuka usaha pakaian Muslim dengan penjualan langsung maupun Online, saat ditemui wartawan di standnya, Rabu (7/3/2018)

Menurut Umul, jika E-Commerce sudah menjadi aturan pemerintah dirinya siap melaksanakan.

Sementara pendapat berbeda  disampaikan Taufiq Hasanudin, salah seorang Pedagang Sepatu di Pusat Grosir Solo PGS yang mengatakan merasa keberatan jika dipungut pajak E – Commerce.

Menurut Taufik  meski nilai pajaknya kecil, namun masih banyak pengeluaran yang harus dipenuhinya seperti sewa toko, bayar karyawan, pajak usaha dan bayar paket.

”Kalau saya masih keberatan dengan E-Commerce ya, karena saat ini persaingan bisnis sangat ketat khususnya dalam hal harga sehingga omzet penjualan juga tidak menentu, apalagi penjualan Online yang semakin marak,” pungkasnya

Siti Fatimah/Ari P

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00