• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

GAYA HIDUP

Joko Widodo, Pengusaha Batik Sukses Asal Desa Kliwonan Sragen

13 February
21:25 2018
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Untuk menjadi  pengusaha   tidak harus memiliki   basic  pendidikan  ilmu  yang tinggi   dan modal  besar   akan tetapi  kerja keras  dan keuletan  serta konsep perencanan yang matang  cita-cita  untuk menjadi  pengusaha   sedikit demi sedikit     akan  terwujud.

Seperti yang dilakukan Joko Widodo  warga Desa  Kliwonan Sragen  untuk mengawali  usahanya bapak berusia  43  tahun itu, mengawali   usahanya   bermula  hanya sebagai  pekerja  sablon,  pekerjaan   berat itu   sudah dilakukan bertahun-tahun.

Meski memiliki  nama   yang sama dengan Presiden Republik Indonesia   namun  nasib Joko Widodo  tidak  seindah  nasib  Joko Widodo Presiden  RI, tetapi  sebagai  orang desa   yang hanya  tamat  pendidikan SLTA  bisa  terbilang sukses.

Dalam rentang waktu  12  tahun   menggeluti  usaha   batik   mampu  merekrut  10 tenaga kerja  tetap  dan  30 orang tenaga   lepas   atau  tenaga  borongan.

“ Ya kami melakukan usaha sudah bertahun-tahun dimulai dari nol. Namun dengan kerja keras akhirnya kami mampu menghidupi beberepa karyawan tetap serta 30 orang sebagai tenaga lepas ,” ungkap Joko Widodo kepada RRI, Selasa (13/02/2018)

 Menurutnya, hasil  produksi  batik  yang diproduksi  beraneka  jenis   antara  lain  batik  printing, setengah  printing  serta  batik   jenis  milo   yang sekarang ini  sedang trend.

“ Produk  batik  kami asal Kliwonan  memiliki pangsa pasara  tidak saja   di wilayah  Surakarta    melainkan  sudha diluar Solo seperti Yogyakarta,   Jawa  timur   bahkan hingga  luar Pulau   Jawa   seperti  Medan  dan Sumatera ,” tandas Joko Widodo.

 Transaksi  hingga sekarang terus mengalir    setiap minggunya  omsetnya mencapai  40 juta  hingga  50 juta  rupiah.

 “ Kami     terus berinovasi  mengembangkan  usaha  batik  dengan   mendesain   sendiri   sebagai  ciri khas   batik   “made in”  Desa  Kliwonan  kabupaten Sragen ,” tukasnya. (Sumber/Edwi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00