• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Ubaya Gelar Simposium Internasional tentang Manajemen Ditengah Ancaman Korona

20 February
17:56 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya) gelar International Annual Symposium on Management ke-17 (INSYMA 17th) dengan tema "Industrial Revolution 4.0: Opportunities and Challenges in the Digital Business".

Dampak dari Virus Corona (COVID-19) dirasakan langsung oleh FBE Ubaya. Bagaimana tidak, kegiatan yang semula diadakan di Vung Tau City, Vietnam pada tanggal 19-21 Februari 2020 mendatang terpaksa dibatalkan. Namun, INSYMA 17th tetap dilaksanakan di Ruang Rapat FBE Ubaya, Kampus Ubaya Tenggilis, Surabaya.

Dr. Putu Anom Mahadwartha, S.E., M.M., CSA., selaku Dekan FBE Ubaya menyampaikan bahwa kegiatan ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan peserta.

"Karena coronavirus, kita tetap menyelenggarakan kegiatan ini di kampus. Terima kasih kepada semua peserta yang hadir hari ini," ungkapnya, Kamis (20/2/2020).

Adi Prasetyo Tedjakusuma, B.Bus., M.Com., selaku Ketua Panitia INSYMA 17th mengaku telah membuat beberapa penyesuaian karena adanya wabah virus corona (COVID-19) yang berpotensi membahayakan peserta.

Sebanyak 105 paper yang terdiri dari 10 negara ini tidak akan dipresentasikan secara langsung. Peserta diminta untuk membuat sebuah video recording yang akan dikumpulkan menjadi satu dan diterbitkan di website INSYMA.

"Peserta tidak diwajibkan untuk hadir, karena kami memperhatikan dan memahami betul situasi saat ini. Nantinya masing-masing peserta dapat merekam dan mengirimkannya kepada panitia," tambah Dr. Erna Andajani, S.T., M.M., CRM., selaku Wakil Ketua Panitia INSYMA 17th.

"INSYMA pertama kali dibentuk pada tahun 2003," tukas Dra.ec. Liliana Inggrit Wijaya, M.M., RFP-I., CFP., AEPP., selaku founding mother dari INSYMA.

Ia pun menuturkan bahwa tujuan awal INSYMA dibentuk adalah untuk mengejar kebutuhan publikasi atau paper kala itu. Namun seiring berjalannya waktu, INSYMA semakin memiliki dampak yang positif dan dirasakan oleh praktisi dan akademisi.

"Capaiannya luar biasa, terlebih lagi ketika INSYMA 10th di Bali yang mulai banyak menanyakan kegiatan ini," kenangnya lagi.

Kendati harus terkendala oleh adanya wabah virus corona (COVID-19), Liliana pun berharap semangat tidak akan pudar. "Semoga INSYMA tetap menjadi wadah yang dituju oleh akademisi dan praktisi dalam meraih kebermanfaatan," tutup Liliana.

00:00:00 / 00:00:00