• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Majukan Sektor Pertanian, YKPN Jawa Timur Jalin Kerjasama Dengan Pathumthani University

18 February
14:11 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya: Yayasan Kedaulatan Pangan Nusantara YKPN Perwakilan Jawa Timur menggandeng salah satu universitas terbaik di Thailand untuk saling sinergi agar pertanian di Jawa Timur ikut berkembang pesat.

Seperti diketahui, Thailand memiliki "nilai raport" yang tergolong baik dalam bidang pertanian. Meskipun jumlah lahan pertanian Thailand lebih kecil dibanding Indonesia, namun Thailand mampu menjadi Lumbung Padi ASEAN dan berhasil menciptakan swasembada pangan selama bertahun-tahun dan menjadi tumpuan bagi negara-negara yang tengah dihantui krisis pangan nasional.

Ketua YKPN Jawa Timur, Dr Ir Jamhadi, MBA, menjelaskan, bentuk kerjasama dengan Thailand diwujudkan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Pathumthani University.

Dr Ir Jamhadi, MBA, menjelaskan, MoU antara YKPN Jawa Timur dengan Pathumthani University mencakup beberapa hal dalam kaitannya kerjasama di sektor pertanian.

"Diantaranya ialah pertukaran anggota lembaga dan berbagi informasi untuk pengembangan kedua belah pihak antara YKPN dan Pathumthani University. Lalu peningkatan produktivitas pertanian dan teknologi untuk beberapa komoditas seperti beras, jagung, kedelai, bawang putih, dan lain-lain."jelas Jamhadi, Selasa, (18/2/2020). 

Kemudian lanjutnya, kerjasama agar biaya produksi pertanian yang kompetitif, budidaya pertanian, pengolahan hasil pertanian, hingga industri makanan hilir, sehingga mendapat nilai tambah.

"Kami juga sepakat untuk penelitian bersama, kolaborasi bersama dalam menyelenggarakan simposium, konferensi, program pertukaran sumber daya manusia, dan kerjasama internasional lainnya," ujar Jamhadi, yang pernah menjabat sebagai Tim Ahli Kadin Jawa Timur dan Ketua Kadin Surabaya selama 2 periode.

Jamhadi yang juga merupakan Pengawas Perkumpulan Doktor Indonesia Maju (PDIM) ini mengutarakan, Penandatanganan MoU antara YKPN Jatim dengan Pathumthani University dilakukan di Pathumthani University pada Sabtu waktu setempat, (15 Februari 2020).

Dari Pathumthani University, penandatangnan dilakukan oleh Dr Chanakan Yuenyong (President of Pathumthani), sedangkan dari YKPN Jatim dilakukan oleh Jamhadi sebagai Ketua YKPN Jatim.

"Kerjasama antara Indonesia khususnya Jawa Timur di berbagai bidang khususnya perdagangan sampai kini terjalin dengan baik."jelasnya.

Di bidang perdagangan, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, pada Januari 2020 terjadi pengurangan impor Jawa Timur dari Thailand hingga 46,77%. 

"Nilainya pada Januari 2020 mencapai USD 53,773 juta, sedangkan pada Desember 2019 tercatat USD 101,019 juta. Total nilai impor Jawa Timur pada Januari 2020 sebesar USD 1,541 miliar."ungkapnya.

Khusus sektor agro, impor Jawa Timur dari Thailand berupa udang vaname dengan nilai USD 24,508 juta pada Januari 2020, atau naik 0,16% dari Desember 2019 yang tercatat USD 24,469 juta.

Lalu udang dan udang besar tidak dalam kemasan kedap udara dengan nilai USD 22,858 juta pada Januari 2020, naik 5,12% dibandingkan Desember 2019 yang tercatat USD 21,745 juta.

"Jawa Timur juga mengimpor kacang mede berkulit dari Thailand dengan nilai impor USD 20,813 juta."Pungkasnya.

00:00:00 / 00:00:00