• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

Permudah Masyarakat, Pengadilan Negeri Kediri Berlakukan Aplikasi 'Eraterang'

14 February
15:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Kediri: Untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, Mahkamah Agung RI mengembangkan Aplikasi Surat Keterangan Online bernama 'Eraterang'. Di Kota Kediri, Jawa Timur, layanan tersebut diberlakukan melalui Pengadilan Negeri (PN) Kediri.

"Aplikasi Eraterang ini dihadirkan dengan tujuan, untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, berupa permohonan Surat Keterangan secara online," kata Ketua Pengadilan Negeri Kediri, Sarah Louis S., S.H., M.Hum, saat ditemui RRI Kediri, di Kantor PN Kediri, Jumat (14/2/2020).

Sarah menjelaskan, 'Eraterang' merupakan media elektronik, dalam memberikan pelayanan permohonan Surat Keterangan pada Pengadilan Negeri. Aplikasi ini secara otomatis terhubung ke Pengadilan Negeri yang dituju, di mana dalam hal ini adalah Pengadilan Negeri Kediri.

Kehadiran aplikasi 'Eraterang', imbuh Sarah, didasarkan pada SK Dirjen Badilum Mahkamah Agung RI Nomor 44/DJU/SK/HM02.3/2/2019 Tentang Pemberlakuan Aplikasi Pelayanan Terpadu Plus (PTSP+) Dan Surat Keterangan Elektronik (Eraterang) di Lingkungan Peradilan Umum.
Untuk di lingkup Pengadilan Negeri Kediri, permohonan Surat Keterangan melalui aplikasi ini telah dimulai sejak bulan Juli tahun 2019.

"Semua orang yang membutuhkan Surat Keterangan dapat menggunakan layanan aplikasi Eraterang," katanya.

Sarah mencontohkan, jenis Surat Keterangan yang dapat dibuat di Aplikasi Eraterang ini, antara lain Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana, Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya, Surat Keterangan di Pidana Karena Kealpaan Ringan atau Alasan Politik, dan Surat Keterangan Tidak memiliki Tanggungan Utang Secara Perorangan dan/atau Secara Badan Hukum yang Menjadi Tanggung Jawabnya yang Merugikan Keuangan Negara.

Terkait persyaratan, rinci Sarah,  untuk membuat Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana dan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya, yaitu, Surat Permohonan Surat Keterangan; Surat Pernyataan Tidak Pernah Dijatuhi Pidana Penjara di atas Materai Rp.6.000,- (1 Lembar); Surat Pernyataan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya di atas Materai Rp.6.000,- (1 Lembar);
Fotocopy KTP (1 Lembar);
Fotocopy Ijazah Terakhir (1 Lembar); Pas Foto Berwarna 4x6 (1 Lembar); Fotocopy SKCK Legalisir (1 Lembar), dan 
membayar Leges / PNBP Rp.10.000.

Kemudian, kata Sarah, dalam mengakses ke Aplikasi Eraterang, pemohon dapat mengakses web https://eraterang.badilum.mahkamahagung.go.id. Lalu,  melakukan pendaftaran sebagai pemohon Surat Keterangan dengan menggunakan akun email masing-masing.
Setelah data permohonan selesai, maka pengguna harus mencetak surat permohonan tersebut. Surat permohonan yang telah dibuat beserta dokumen asli yang telah diunggah ke dalam aplikasi ini, harus dibawa ke Pengadilan yang telah dipilih (Pengadilan Negeri Kediri), untuk ditukarkan dengan Surat Keterangan asli yang telah ditandatangani oleh Ketua Pengadilan yang dituju (Pengadilan Negeri Kediri).

"Jika Pemohon tidak memiliki akun email, jangan khawatir. Mereka dapat datang langsung ke Pengadilan Negeri Kediri, dengan membawa dokumen asli guna melakukan pendaftaran pada aplikasi Eraterang. Nanti, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Bagian Hukum akan membantu pemohon, untuk melakukan pendaftaran dengan menggunakan email Pengadilan Negeri Kediri," katanya.

Lebih lanjut, imbuh Sarah, permohonan pembuatan Surat Keterangan ini dikenai biaya Rp 10.000, guna pembayaran leges/ Penerimaan Negara Bukan Pajak. (ac)

00:00:00 / 00:00:00