• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Umum

Ternyata, Salah Satu Korban Tenggelam di Sungai Pucang Sempat Berpamitan Pada Keluarga

13 February
11:59 2020
1 Votes (5)

KBRN, Sidoarjo : Sempat disemayamkan di ruang jenasah RSUD Sidoarjo, jasad Muhammad Nuh Achsan atau Aan dikebumikan Kamis (13/2) dini hari, sekitar pukul 24.00 wib, di TPU desa Manyar, Sidoarjo, Suasana duka menyelimuti pasca proses pemakaman korban.

Beberapa Warga tengah takziah dan berkerumun dan memadati jalanan ketika jasad korban dibawa ke pemakaman. Tampak Wajah kesedihan terlihat jelas, terlebih keluarga dan orangtua Nuh Achsan.

Pada sisi lain, kepastian telah ditemukannya jasad remaja yang sebelumnya hilang terseret arus sungai ini membuat keluarga pasrah. Sumiyati nenek korban menyebut, setidaknya saat ini sudah dapat memakamnya dengan lebih layak.

Sumiyati nenek yang tinggal bersama korban menceritakan awal mula dirinya mendapatkan kabar aan hanyut di sungai pucang ,oleh walikelas SMPN 5 Sidoarjo tempat dia bersekolah.
" saya di telpon oleh wali kelasnya aan,katanya aan hanyut di sungai pucang bersam kedua teman sekolah nya" .

sebelum mendapat kabar aan hanyut di sungai pucang Sumayi mengatakan,tak seperti biasanya almarhum sempat berpamitan kepada keluarga serta kerabat untuk pergi bermain bersama temannya sepulang sekolah, namun naas maksud hati menolong temanya yang tengah tenggelam dengan tongkat almarhum aan juga iku tercebur dan hanyut terbawa arus sungai.

Nuh Achsan merupakan salah satu dari 3 anak SMP yang terseret arus sungai Pucang Sidoarjo. Hingga berita ini diturunkan, kedua korban lainnya masih dalam proses penyisiran. Tim SAR berharap untuk penyisiran yang dilakukan sejak malam tadi cepat membuahkan hasil. Arus sungai dan debit air yang tinggi membuat sulitnya mencari kedua korban. (Jf)

  • Tentang Penulis

    Januar Fahmi

    Kontributor RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00