• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Cap Go Meh, Yang Tak Lagi Milik Etnis Tionghoa

8 February
23:32 2020
1 Votes (5)

KBRN,Surabaya :Pasca tahun baru Imlek yang begitu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tionghoa,termasuk di Sidoarjo. warga Tionghoa biasa melakukan bermacam tradisi sebelum Imlek hingga Cap Go Meh pada akhir perayaan Imlek.

Tradisi ini dimulai dari sembahyang di kelenteng yang dilaksanakan seminggu sebelum Imlek dengan mengadakan sembahyang untuk mengantar kenaikan dewa ke surga, kemudian dilanjut dengan sembahyang leluhur.

Edi Wijaya salah satu warga Sidoarjo yang terlahir dikeluarga Tionghoa mengatakan.masyarakat Tionghoa yang tersebar di berbagai daerah di Sidoarjo tak hanya menganut kepercayaan Konghucu atau Buddha saja. ada yang telah pindah keyakinan,kemudian menganut Kristen, Katolik, juga Islam.Maka tak jarang tradisi-tradisi yang berkaitan dengan sembahyang tak dilakukan lagi ketika Imlek maupun perayaan cap go meh.

Kini tradisi yang dilakukan keluarganya hanya sebatas kumpul-kumpul dan makan bersama.untuk kegiatan yang identik dengan perayaan malam cap go meh seperti menghias rumah dengan ornamen merah atau membakar dupa dan tarian barongsai tak lagi dilakukan.

Namun setidaknya esensialnya adalah menyadikan tahun baru Imlek dengan sarana dan prasarana,agar seluruh keluarga dapat berkumpul dihari bahagia ini.meskipun Hal hal yang ada kaitannya dengan ritual agama ,sudah tidak lagi terlihat,mengingat sebagian besarwarga Tionghoa sudah tidak lagi mengikuti agama leluhurnya,yakni Khong Hu Cu,namun sudah terbagi dalam beragam agama.

Dalam arti kata,perayaan Imlek,sudah bukan lagi menjadi monopoli warga keturunan Tionghoa. kini sudah menjadi perayaan nasional.perayaan tersebut sudah menjadi milik bangsa Indonesia.

  • Tentang Penulis

    Januar Fahmi

    Kontributor RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00